Kompas TV klik360 cerita indonesia

Kreatif! Warga Magetan Ubah Limbah Bambu Jadi Miniatur Rumah

Senin, 26 Juli 2021 | 21:00 WIB

MAGETAN, KOMPAS.TV - Bilah-bilah bambu yang belum dihaluskan terkumpul di samping pria yang sibuk membuat kerangka rumah mewah mini. Di teras rumahnya di Dukuh Banaran, Desa Selotinatah, Ngariboyo Magetan, Hari Sumarno memilih berkarya dengan menggunakan bambu limbah dari anyaman.

Banyaknya bambu bonggol yang tak bisa dibuat anyaman digunakannya untuk membuat miniatur rumah mewah. Satu meter bambu bisa dijadikannya satu unit rumah mewah kecil. Pun, hanya dalam waktu seminggu. Kegiatannya di masa PPKM Darurat ini tak lantas melepas jenuh, tapi juga menghasilkan pundi-pundi rejeki bagi bapak dua anak ini.

Bermula dari membuat kapal phinisi tahun lalu, dia lantas meneruskan berkarya dengan membuat miniatur rumah mewah. Inspirasinya dia dapat dari internet. Banyak sekali pilihan desain rumah mewah yang bisa dia buat dengan bambu limbah, berikut dengan campuran triplek, dan kayu lainnya. “Mayoritas bahan bakunya bambu, untuk lekukan tertentu saya gunakan triplek,” kata Hari, Minggu (25/7/2021).

Awalnya, dia memang sengajak menghabiskan waktunya yang banyak di rumah. Karena kesehariannya bekerja di pengusahan kulit tak sesibuk dulu. Sehingga, dia memilih untuk menghabiskan waktu dengan merakit rumah mini itu. “Lalu setelah jadi, saya posting di media sosial, langsung banyak yang pesan,” katanya.

Pemesan bisa memilih desain seperti apa yang diinginkan. Dia tak mematok harga tertentu. Namun, pemesannya menghargai karyanya sebsar Rp 300 ribu. Tergantung dari tingkat kesulitan. Pun, dia tetap menyesuaikan dengan budget sang pembeli. Berikut dengan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan garapan. “Banyak juga yang beli, dari luar kota juga ada,” katanya.V

Penulis : Herwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19