Kompas TV nasional kesehatan

Isi Percakapan Jokowi dan Menkes Budi Gunadi Usai Sidak Obat di Bogor!

Sabtu, 24 Juli 2021 | 00:00 WIB

BOGOR, KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo mendadak blusukan di sebuah apotek di Kawasan Bogor, Jawa Barat.

Saat melakukan blusukan tersebut, Jokowi mengecek ketersediaan sejumlah obat dan antivirus.

Namun demikian, ia ternyata tidak menemukan obat yang dicari.

Usai blusukan, Jokowi langsung menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (23/7), untuk menanyakan hal tersebut. 

"Halo pak menteri. Pak ini saya ini, saya cek ke apotek, apotek di Bogor ini, saya cari obat antivirus Oseltamivir enggak ada. Cari lagi obat antivirus yang  Favipiravir juga enggak ada, kosong. Saya cari yang antibiotik, azithromicyin juga enggak ada," kata Jokowi kepada Budi. 

Mendengar ucapan Jokowi, Menkes pun mengaku akan mengecek kembali.

"Baik, kami cek ya,", kata Menkes kepada Jokowi dalam telepon tersebut.

Baca Juga: Detik-Detik Jokowi Sidak Obat ke Apotek, Cari Antivirus Ternyata Tidak Ada!!!

Jokowi melanjutkan, dari sekian banyak obat yang ia cari, dirinya hanya mendapatkan multivamin yang mengandung zinc.

"Stok enggak ada sudah seminggu lebih. Terus vitamin D3 yang 5.000 IU juga enggak ada. Ini saya yang dapet hanya multivitamin yang mengandung zinc, hanya itu. Suplemen juga, suplemen apa,... ini ada yang D3 ada, tapi yang 1.000 IU. Hanya ini aja," tambah Jokowi.

"Kemudian yang suplemen yang kombinasi multivitamin ada. Jadi yang lain-lain, obat antivirus, antibiotik enggak ada semuanya," lanjut Jokowi.

"Di Ibu Kota Bogor ya pak ya," tanya Budi kepada Jokowi.

"Iya, iya. Ini apoteknya Villa Duta," kata Jokowi, menjawab.

"Mohon maaf ya pak, karena saya ada catatan pak Presiden kita sudah ada yang online saya barusan cek ya pak. Misalnya untuk Favipiravir di apotek Kimia Farma Tajur Baru ada 4.900. Apotek Kimia Farma Juanda 30 ada 4.300, Kimia Farma di Semplak Bogor 4.200," menanggapi pernyataan Presiden tersebut.

"Jadi nanti saya double check ya. Nanti saya kirim ke ajudan Bapak, itu ada data online yang ada di rumah sakit. Nah itu bisa dilihat by kota segala macem. Apoteknya Kimia Farma, Century, Guardian, K24," tambah Budi.

"Di situ ada semuanya," tanya Jokowi lagi kepada Budi.

"Ada. Online. Bisa dibaca oleh semua rakyat pak," jawab Budi.

"Oke saya ke sana saja. Saya beli itu coba. Ada enggak," kata Jokowi.

"Boleh pak silahkan," jawab Budi.

Penulis : Abdur Rahim

Sumber : Kompas TV, Sekretariat Presiden


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19