Kompas TV regional berita daerah

Pemerintah Daerah Menggalakkan Vaksinasi Anak, Bahkan Jadi Syarat Sekolah Tatap Muka

Jumat, 23 Juli 2021 | 19:58 WIB

MADIUN DAN SUMENEP, KOMPAS.TV - Pemerintah Kabupaten Madiun dan Sumenep Jawa Timur menggalakkan vaksinasi untuk anak berusia 12 hingga 17 tahun. Bahkan di Sumenep, vaksin akan dijadikan syarat bagi siswa untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro harus turun langsung ke sejumlah desa untuk mengajak anak - anak mengikuti vaksinasi. Salah satunya di Desa Joho dan Desa Sewulan Kecamatan Dagangan.

Hal itu dilakukan karena jumlah anak-anak yang sudah divaksin masih rendah. Di Kabupaten Madiun sudah ada 148 ribu lebih warga yang divaksin. 5 persen diantaranya anak-anak usia 12 hingga 17 tahun.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Berhadiah Makanan dan Hewan Ternak, Minat Warga Pun Meningkat

Hal serupa dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Melalui Dinas Pendidikan setempat mulai menggalakkan vaksinasi untuk siswa SMA Negeri dan Swasta.

Kasi SMA Dinas Pendidikan Jawa Timur, Untung Slamet menjelaskan bahwa Pemkab Sumenep menjadikan vaksin sebagai syarat bagi siswa untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.

Hal itu dilakukan karena masih banyak siswa yang dilarang oleh orangtuanya mengikuti vaksinasi dengan berbagai alasan. Sehingga dengan menjadikan vaksin syarat sekolah tatap muka, diharapkan jumlah anak-anak yang divaksin bertambah.

Baca Juga: Percepat Vaksinasi, Pendopo Bupati Jember Jadi Tempat Suntik Vaksin Lansia

Pemerintah daerah akan mendorong orangtua untuk mengajak anak-anak mereka vaksin. Hal itu sebagai bentuk ikhtiar untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari penularan virus corona.

 

#PercepatVaksinasi #VaksinAnak #HerdImmunity

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Anak Di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal

Selasa, 28 September 2021 | 11:51 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19