Kompas TV klik360 sinau

Mengapa Burung Beo Bisa Menirukan Suara dan Ucapan Manusia? Ini Penjelasannya

Rabu, 21 Juli 2021 | 10:31 WIB

KOMPAS.TV - Burung beo merupakan salah satu jenis burung yang dapat menirukan ucapan dan suara manusia.

Dalam bahasa Inggris, bahkan ada istilah “to parrot” yang digunakan untuk mengungkapkan bagaimana burung beo dapat menirukan kata-kata manusia.

Lalu, mengapa burung beo bisa menirukan ucapan dan suara manusia?

Kemampuan menyalin suara ini disebabkan karena burung beo termasuk dalam spesies hewan peniru suara atau Vocal Mimics.

Melansir Science ABC, sebagian besar peniru suara adalah spesies burung penyanyi yang secara aktif mempelajari sinyal vocal.

Umumnya, burung penyanyi jantan meniru suara untuk menarik perhatian betina di musim kawin. Burung-burung penyanyi juga menirukan suara untuk menghindari pemangsa.

Namun, burung beo memiliki tujuan berbeda untuk menirukan suatu suara.

Burung beo yang banyak dibesarkan sebagai hewan peliharaan menganggap manusia sebagai tempat kelompoknya.

Salah satu cara mereka beradaptasi adalah berkomunikasi dengan menirukan suara ucapan manusia.

Suara yang dikeluarkan tidak sama persis dengan manusia, karena mereka tidak memiliki pita suara.

Namun sebenarnya, kebanyakan burung beo merupakan burung sosial yang hidup secara berkelompok.

Burung beo di seluruh kawanan saling berkomunikasi satu sama lain dengan menggerakan bulu ekornya.

Salah satunya adalah burung beo abu-abu Afrika yang hidup dalam kawanan dengan sebanyak 20-30 burung.

Dalam sebuah penelitian pada burung beo abu-abu Afrika, burung itu diketahui dapat mempelajari ratusan kata.

Hasil studi ini membuat para ilmuwan beranggapan bahwa burung beo memiliki banyak kemampuan yang terlihat pada manusia, seperti mengenali ritme dan menghitung.(*)

Grafis: Joshua Victor

Penulis : Gempita Surya

Sumber : kompas.com




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19