Kompas TV nasional sosial

Usai Dimarahi Anies, Perusahaan Ini Buka Suara

Rabu, 7 Juli 2021 | 19:21 WIB

KOMPAS.TV - Setelah dimarahi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, PT Equity Life Indonesia menyatakan operasional perusahaan tak menyalahi aturan PPKM Darurat karena masuk kategori esensial.

Sehingga masih ada 50 persen karyawan yang masih bekerja di kantor.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan marah saat mendapati kantor di kawasan Sudirman Jakarta masih memperkerjakan pegawainya dari kantor.

Padahal saat PPKM Darurat diberlakukan operasional perusahaan atau kantor dilakukan dengan bekerja dari rumah terlebih bagi perusahaan kategori non esensial.

Anies pun meminta kegiatan kantor ditutup dan meminta pegawai untuk pulang ke rumah.

Anies juga sempat marah kepada salah seorang dari perwakilan kantor lainnya karena tidak menaati pembatasan pekerja saat PPKM Darurat, termasuk adanya ibu hamil yang bekerja di kantor.

Terkait dengan sidak yang dilakukan Anies pada selasa kemarin, PT Equity Life Indonesia memberi penjelasan soal aktivitas perusahaan yang masih dihadiri pekerja di kantor.

Dalam rilis yang diterima Kompas TV, Corporate Communication Equity menyatakan perusahaan nya termasuk kategori esensial berdasarkan instruksi dari Mendagri.

Sehingga Equity memastikan menjalan operasional perusahaan sesuai aturan.

Saat PPKM Darurat diberlakukan kegiatan perkantoran dibatasi untuk sektor non esensial untuk bekerja dari rumah 100%, sedangkan sektor esensial diperbolehkan bekerja dengan kapasitas 50%. 

Penulis : Luthfan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:24
KEMENHUB: PENUMPANG MELALUI TRANSPORTASI UDARA, PENYEBERANGAN, DAN LAUT DIWAJIBKAN MENGISI APLIKASI E-HAC    KEMENHUB: KHUSUS PERJALANAN UDARA, TES HANYA BERLAKU DENGAN TES PCR 2X24 JAM    SELAIN KARTU VAKSIN, PELAKU PERJALANAN JARAK JAUH HARUS TUNJUKKAN HASIL TES PCR 2X24 JAM ATAU ANTIGEN 1X24 JAM    KEMENHUB: PELAKU PERJALANAN JARAK JAUH DENGAN KENDARAAN UMUM DI JAWA-BALI HARUS TUNJUKKAN KARTU VAKSIN    CEGAH ANTREAN PANJANG, KEMENHUB MINTA MASYARAKAT SIAPKAN DOKUMEN PERSYARATAN SELAMA PPKM DARURAT    MENLU RETNO MARSUDI: AUSTRALIA BERI BANTUAN VAKSIN, VENTILATOR, DAN TABUNG OKSIGEN KE RI UNTUK PENANGANAN COVID-19    MENPAREKRAF MENDUKUNG PENUH PROGRAM PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL (PEN) PADAT KARYA RESTORASI TERUMBU KARANG    SASAR WARGA DI KAWASAN KUMUH, POLRES JAKARTA PUSAT KERAHKAN 4 MOBIL VAKSIN    KETUA MPR MINTA PEMERINTAH BERI SUBSIDI UPAH UNTUK PEKERJA TERDAMPAK KEBIJAKAN PPKM DARURAT    KETUA SATGAS COVID-19 INSTRUKSIKAN INSTITUSI MILIKI TIM PENEGAK PROTOKOL KESEHATAN    KEMENTERIAN AGAMA BUKA FORMASI UNTUK 10.819 CALON APARATUR SIPIL NEGARA    MENKEU: APBN MERUPAKAN INSTRUMEN YANG RESPONSIF DALAM MENGHADAPI COVID-19 DAN MEMULIHKAN EKONOMI    MENSOS PASTIKAN PENERIMA BANSOS TUNAI DAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN TERIMA TAMBAHAN BERAS 10 KILOGRAM    MENKEU SRI MULYANI: PRESIDEN PUTUSKAN BERI TAMBAHAN BERAS KEPADA PENERIMA BANTUAN SOSIAL