Kompas TV klik360 cerita indonesia

World Vaccine Update Eps 23 - Bincang Soal Covid Yang Mengganas Bersama Sejumlah Tenaga Medis

Sabtu, 3 Juli 2021 | 20:46 WIB

NEW YORK, KOMPAS.TV – Komunitas World Vaccine Update kembali menggelar acara kumpul bersama membicarakan tentang covid-19 dan vaksinasi (28/6).

Dalam acara World Vaccine Update Episode 23 ini, sejumlah tenaga kesehatan, dokter, para pasien maupun penyintas covid-19 berbagi cerita terkait kondisi covid-19.

Ali Alkatiri, salah seorang dokter di komunitas World Vaccine Update memaparkan kondisi terkini yang dihadapi Indonesia.

Dalam pemaparannya, Ali menyebut pandemi Covid-19 di Indonesia semakin mengganas pasca libur lebaran tahun 2021 lalu.

Beberapa kali, kasus harian Covid-19 telah mencetak rekor baru. Bahkan, angka positif covid-19 dalam satu hari kini telah mencapai 27 ribu kasus.  Kondisi ini dinilai sangat mengkhawatirkan.

Menurut data pemerintah, banyak rumah sakit yang sudah penuh, sehingga tidak lagi mampu menampung pasien Covid-19 dalam jumlah banyak.

Baca Juga: World Vaccine Update Eps 22 : Cerita WNI di Berbagai Belahan Dunia Menjalani Karantina

Ali Alkatiri menyebut, untuk saat ini lockdown total adalah solusi untuk memperlambat persebaran virus.

“Dalam kondisi sekarang, kalau saya dimintai pendapat oleh pemerintah saya akan lockdown total. Karena kalau nggak, kelihatannya tidak akan makin membaik, akan makin memburuk. Yang paling sedih, korbannya banyak tenaga kesehatan”, ungkap Ali dalam acara tersebut.

Selain mendengarkan pemaparan terkait kondisi terkini covid-19 di tanah air, Komunitas World Vaccine Update juga menggelar doa bersama lintas agama, dengan harapan pandemi covid-19 di Indonesia dan di dunia dapat segera berakhir.

World Vaccine Update diadakan setiap hari Senin, pukul 21.00 WIB.

Penulis : Abdur Rahim

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19