Kompas TV internasional kompas dunia

Kurangi Konsumsi Batu Bara, China Aktifkan Bendungan Terbesar Kedua di Dunia

Selasa, 29 Juni 2021 | 15:42 WIB
kurangi-konsumsi-batu-bara-china-aktifkan-bendungan-terbesar-kedua-di-dunia
Foto yang diambil pada 22 Juni 2021 menunjukkan air yang dilepaskan dari Stasiun Pembangkit Listrik Tenaga Air Baihetan setinggi 289 meter di sisi bendungan Liangshan, Provinsi Sichuan, China. (Sumber: AFP)

BEIJING, KOMPAS.TV- China mengaktifkan 2 unit pembangkit dari Bendungan Baihetan, yang merupakan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) terbesar kedua di dunia.

Pengaktifan bendungan yang terletak di barat daya China itu dilakukan Senin (28/6/2021) kemarin, menjelang perayaan peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis, pekan ini.

Pengoperasian Bendungan Baihetan di Sungai Jinsha, anak sungai Yangtze, adalah bagian dari upaya China untuk menekan lonjakan permintaan bahan bakar fosil.

Selain PLTA di Bendungan Baihetan, China juga membangun sejumlah PLTA lainnya.

Mengutip dari Xinhua, Selasa (29/6/2021), PLTA Baihetan akan memenuhi kebutuhan listrik yang selama ini dipasok oleh 20 juta ton batu bara.

Saat ini, Bendungan Baihetan masih dalam tahap penyelesaian. Nantinya, bendungan setinggi 289 meter itu akan memiliki 16 unit pembangkit dengan kapasitas produksi masing-masing 1 juta kilowatt (kw).

Baca Juga: China Tegaskan Kirim Vaksin Covid-19 ke Berbagai Negara Tanpa Syarat Apapun, Termasuk Syarat Politik

Bendungan terbesar di dunia juga dimiliki China. Yaitu Bendungan Tiga Ngarai di Yangtze, yang dibuka pada tahun 2003 dengan kapasitas pembangkit 22,5 juta kilowatt.

Salah satu BUMN China, Three Gorges Group Corp, adalah perusahaan yang membangun kedua bendungan tersebut.

Perusahaan itu menang fokus bergerak di bidang konstruksi pembangkit listrik tenaga air, surya dan angin.

Penulis : Dina Karina | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19