Kompas TV regional kriminal

Tega! Seorang Ibu di Bengkulu Aniaya Anak Kandungnya Hingga Tewas

Rabu, 16 Juni 2021 | 15:40 WIB

BENGKULU, KOMPAS.TV - Seorang ibu di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu tega menganiaya anak kandungnya sendiri yang berusia 4 tahun hingga meninggal dunia.

Aksi keji itu diakui pelaku lantaran kesal dengan sang anak yang rewel serta masih menyimpan dendam kepada mantan suami yang juga ayah kandung dari korban.

DS seorang ibu warga Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, langsung ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan yang menyebabkan anak kandungnya meninggal dunia.

Berdasarkan penyelidikan polisi aksi keji sang ibu itu didasari atas kekesalan pelaku karena anaknya yang masih berusia 4 tahun terus menangis.

Sang ibu yang gelap mata lalu memukul korban menggunakan gantungan baju serta membenturkan kepala anaknya ke dinding hingga tak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia.

Usai mengetahui sang anak sudah tak bernyawa, pelaku mengganti pakaian anak yang berlumuran darah lalu mencuci dan membuang baju tersebut.

Selain kesal karena sang anak terus menangis, pelaku juga masih tersulut dendam karena perceraian dengan mantan suami yang juga ayah kandung korban 4 tahun lalu.

Diakui pelaku aksi keji itu dilakukannya sendiri dirumahnya saat kondisi sepi dan suaminya tak berada dirumah.

Hingga kini polisi masih melakukan penyidikan dan memastikan pelaku tidak memiliki gangguan kejiwaan.

Atas perbuatannya sang ibu keji ini dijerat Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19