Kompas TV nasional sapa indonesia

ICJR: Pasal Penghinaan Presiden Bukan Hanya Soal Pidana, Perlu Sudut Pandang Lain

Jumat, 11 Juni 2021 | 19:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah dan DPR bersikukuh mempertahankan pasal tentang penghinaan Presiden dalam RUU tentang KUHP, walaupun keberadaannya dikhawatirkan akan membungkam kritik dari masyarakat.

Baca Juga: Polemik Pasal Penghinaan Presiden, ICJR: Kalau Presidennya "Baper-an" Gimana?

Pegiat hak asasi dan kelompok oposisi di DPR menganggap, pencantuman kembali pasal itu dalam RUU KUHP nantinya rawan disalahtafsirkan oleh aparat penegak hukum, guna membungkam kritik terhadap penguasa.

Bagaimana seharusnya pemerintah dan DPR menyikapi pasal yang menuai polemik itu?

Dan mungkinkah untuk dicabut atau direvisi? 

Baca Juga: Soal Pasal Penghinaan Presiden, Menkumham: Ada Batas-batas yang Harus Dijaga

Kita bahas bersama dengan sejumlah narasumber melalui daring, di antaranya Pakar Hukum Tata Negara, Zainal Arifin Mochtar. 

Direktur Eksekutif Institute For Criminal Justice Reform - ICJR, Erasmus Abraham Todo Napitupulu. 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Inspirasi Musik

Padi Reborn - Semua Tak Sama

Selasa, 22 Juni 2021 | 21:35 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
22:17
ISOLASI MANDIRI, BEN CHILWELL DAN MASON MOUNT UNTUK SEMENTARA ABSEN MEMBELA TIMNAS INGGRIS DI EURO 2020   MENLU RI RETNO MARSUDI INISIASI PERTEMUAN GERAKAN NON-BLOK MENGENAI PALESTINA   OJK: JIKA MENERIMA SMS/WHATSAPP PENAWARAN PINJAMAN DARING LANGSUNG HAPUS DAN BLOKIR NOMOR TERSEBUT   OJK PASTIKAN PENAWARAN PINJAMAN DARING MELALUI SMS/PESAN WHATSAPP DILAKUKAN OLEH "FINTECH" ILEGAL   DPR TELAH TERIMA SURPRES RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENTANG KETENTUAN UMUM & TATA CARA PERPAJAKAN (RUU KUP)   PEMPROV JATIM GANDENG TNI DAN POLRI PERKETAT POSKO PPKM MIKRO DI 8 DESA PRIORITAS DI BANGKALAN   DINKES DIY SEBUT KETERSEDIAAN OKSIGEN DI RS RUJUKAN COVID-19 DIY MAKIN MENIPIS KARENA PERMINTAAN NAIK 3 KALI LIPAT   SEBANYAK 52 ASN DI LINGKUP BALAI KOTA YOGYAKARTA POSITIF TERINFEKSI COVID-19   SATGAS MENYATAKAN SEKOLAH TATAP MUKA DI DEPOK BATAL DIGELAR JIKA KASUS COVID-19 TETAP MELONJAK   SATGAS SEBUT RUANGAN ICU UNTUK PASIEN COVID-19 DI DEPOK PENUH PER HARI INI   IGD RSUP FATMAWATI DI JAKSEL HANYA UNTUK PASIEN COVID-19 DENGAN GEJALA SEDANG, BERAT, DAN KRITIS   PER HARI INI, IGD RSUP FATMAWATI DI JAKARTA SELATAN TIDAK LAGI TERIMA PASIEN NON-COVID-19   PPKM MIKRO, MUSEUM DAN GEDUNG PERTUNJUKAN SENI BUDAYA DI JAKARTA DITUTUP SEMENTARA HINGGA 28 JUNI 2021   SATGAS COVID-19: REKOR KASUS HARIAN TERTINGGI SELAMA PANDEMI YAITU PADA 21 JUNI 2021 DENGAN 14.356 KASUS