Kompas TV nasional sapa indonesia

Mencermati Penetapan Jadwal Pemilu 2024, Ini Pertimbangan dan Saran dari Perludem

Senin, 7 Juni 2021 | 12:01 WIB

KOMPAS.TV - Berdasarkan hasil rapat Komisi II DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu. 

Rencananya, Pemilu Presiden dan legislatif akan digelar bersamaan yaitu pada 28 Februari 2024. 

Sementara, Pilkada Serentak jatuh pada 27 November 2024.

Selanjutnya, seluruh tahapan pemilu 2024 akan dimulai 25 bulan sebelum hari pemungutan suara yaitu pada Maret 2022.

Penetapan jadwal pemilu dan pilkada ini dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum mengusulkan jadwal pemungutan suara pemilu 2024 dipercepat dari yang biasanya digelar pada bulan April. 

Hal ini demi efisiensi waktu karena pemilihan presiden dan pemilu legislatif digelar dalam tahun yang sama dengan pemilihan kepala daerah atau pilkada.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai, waktu yang ditentukan untuk pemilu serentak 2024 sudah ideal. 

Selanjutnya, DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu masih akan membahas sejumlah masalah krusial terkait pemilu 2024.

Salah satunya soal masa jabatan KPU di tingkat provinsi dan kabupaten-kota yang akan habis pada 2023, 2024, dan 2025.

Dewan Pertimbangan Perludem, Titi Anggraini menyebutkan jika DPR dan KPU bisa mempertimbangkan banyak aspek seperti efisiensi, sosialisasi pemilu di tengah pandemi hingga faktor alam dan cuaca ketika nantinya mau memutuskan untuk memajukan Pemilu 2024 di bulan Februari mengingat bulan tersebut merupakan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

Apa yang patut kita cermati dari jadwal yang sudah disepakati ini?

Simak pembahasan selengkapnya seputar jadwal pemilu bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum, Ilham Saputra, Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia, serta Dewan Pertimbangan Perludem, Titi Anggraini.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19