Kompas TV olahraga kompas sport

Duel dengan Park Hang-Seo, Shin Tae-Yong: Rival di Atas Lapangan, tapi Tetap Saling Menghargai

Sabtu, 5 Juni 2021 | 08:10 WIB
duel-dengan-park-hang-seo-shin-tae-yong-rival-di-atas-lapangan-tapi-tetap-saling-menghargai
Pelatih timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong. (Sumber: PSSI.org)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam di laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia pada Senin (7/6/2021). Pertandingan tersebut juga menjadi duel dua pelatih berkebangsaan Korea Selatan, Shin Tae-yong dan Park Hang-seo.

Shin Tae-yong saat ini merupakan pelatih kepala skuad Garuda, sementara Park Hang-seo dalam beberapa tahun terakhir berhasil membawa sepak bola Vietnam berprestasi di kancah Asian.

Terkait duel dengan Park Hang-seo itu, Shin Tae-yong mengakui bahwa mereka berdua adalah rival di atas lapangan. Tetapi, setelah pertandingan mereka menaruh rasa hormat satu sama lain.

"Kalau misalnya sudah memasuki pertandingan, pasti saya berkepala dingin," kata Shin.

Baca Juga: Regenerasi Pemain Jadi Pilihan Shin Tae-Yong untuk Ubah Mental Timnas Indonesia

"Menang atau kalah itu biasa, tetapi saat ini kita harus fokus untuk bisa meraih kemenangan."

"Di atas lapangan mungkin kita rival, tetapi setelah selesai pertandingan juga pasti akan tetap saling menghargai," katanya terkait persaingan dengan Park Hang-seo.

Saat ini, skuad timnas Indonesia sendiri sudah kembali berlatih usai melakukan pertandingan melawan Thailand.

Namun, latihan yang dijalani skuad Garuda merupakan latihan ringan untuk memulihkan kondisi fisik para pemain.

“Kemarin pemain sangat bekerja keras saat melawan Thailand, tetapi ada sedikit cedera, pada beberapa pemain," kata Shin.

Penulis : Rizky L Pratama

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:41
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19