Kompas TV regional berita daerah

Ibu Hamil Ditandu ke Puskesmas Akibat Jalan Rusak, Massa Tuntut Tanggung Jawab Dinkes Pandeglang

Jumat, 7 Mei 2021 | 04:10 WIB

PANDEGLANG, KOMPAS.TV -  Aksi demonstrasi di depan Dinas Kesehatan dan Kantor DPRD Pandeglang berlangsung ricuh, mahasiswa kecewa dengan sikap Dinas Kesehatan tekait ibu hamil yang harus ditandu akibat jalan rusak.

Aksi saling dorong terjadi saat peserta aksi dari  Ikatan Mahasiswa Muhammadiah dan Jaringan Rakyat Sindangresmi berdemonstrasi di depan kantor Dinas Kesehatan Pandeglang Banten.

Mereka kecewa dengan sikap Dinkes terkait peristiwa ibu hamil yang harus di tandu menuju Puskesmas.

Massa menuntut tanggung jawab atas meninggalnya bayi kembar Ibu Enah yang diklaim akibat lambatnya pertolongan medis dan meminta Pemerintah Daerah segera memperbaiki jalan.

Aksi demonstrasi juga berlangsung di gedung DPRD Pandeglang dimana masa melempar lumpur ke arah gedung dewan.

Sebelumnya, seorang ibu bernama Enah kehilangan bayi kembarnya sewaktu melahirkan, ia harus berjibaku melewati perjalanan lebih dari tiga kilometer menembus hutan dengan ditandu menggunakan sarung karena minimnya akses menuju puskesmas.

Jalan hutan yang digunakan untuk menandu Enah adalah jalur tercepat untuk sampai di puskesmas.

Sementara, dua jalan yang tersedia harus memutar dan memakan jarak tempuh yang cukup lama.

Warga berharap agar pemerintah daerah membangun jalan di hutan dengan layak.

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:15
SEBELUMNYA, FIFA MELARANG EZRA WALIAN BELA TIMNAS SEPAK BOLA KARENA MASALAH STATUS KEWARGANEGARAAN   PSSI SUDAH MENERIMA SURAT FIFA TERKAIT PROGRES ALIH STATUS KEWARGANEGARAAN EZRA WALIAN   WHO TARGETKAN VAKSINASI COVID-19 DI SELURUH NEGARA MINIMAL SUDAH MENCAPAI 10 PERSEN PADA SEPTEMBER 2021   KELOMPOK TALIBAN TOLAK KEINGINAN TURKI UNTUK MENJAGA KEAMANAN BANDARA KABUL KARENA MENJADI BAGIAN DARI NATO   PEMBUKAAN KEMBALI 3 JALUR PENDAKIAN GUNUNG MERBABU PADA 14 JUNI 2021 DITUNDA KARENA PENINGKATAN KASUS KORONA   PEMKOT SURABAYA: PENCETAKAN AKTA KELAHIRAN BAYI YANG BARU LAHIR BISA DISELESAIKAN DI RS ATAU BIDAN   PRESIDEN JOKOWI: TOL SEMARANG-DEMAK TINGKATKAN KONEKTIVITAS DAN KENDALIKAN BANJIR ROB   MEMASUKI MUSIM KEMARAU, 10 DAERAH DI SUMATERA SELATAN TETAPKAN STATUS SIAGA DARURAT KARHUTLA   PEMKOT TANGERANG AKAN MELIHAT DINAMIKA KASUS COVID-19 SEBELUM MEMUTUSKAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA   PROGRES PEMBANGUNAN DEPO STASIUN LRT DI JATIMULYA, BEKASI, JABAR, MENCAPAI 44,18%   6 PROVINSI YANG BELUM PUNYA RSJ YAKNI: PAPUA BARAT, SULTRA, SULBAR, GORONTALO, KALTARA, DAN KEPULAUAN RIAU   PEMERINTAH AKAN BERI PERHATIAN KHUSUS TERHADAP 6 PROVINSI YANG BELUM PUNYA RUMAH SAKIT JIWA (RSJ)   KEMENTERIAN PPPA: "CALL CENTER" SAHABAT PEREMPUAN DAN ANAK 129 ATAU WHATSAPP 0211-129-129   KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK FASILITASI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL AGAR BERANI MELAPOR