Kompas TV klik360 cerita indonesia

Erick Thohir Murka Atas Kasus Tes Antigen Palsu oleh Kimia Farma

Jumat, 30 April 2021 | 14:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri BUMN Erick Thohir geram atas terungkapnya kasus tes antigen palsu oleh oknum Kimia Farma di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara. 
Menurutnya perbuatan yang dilakukan oknum petugas Kimia Farma menciderai profesi pelayan publik di bidang kesehatan.

“Saya sendiri yang meminta semua yang terkait, mengetahui dan yang melakukan dipecat dan diproses hukum secara tegas,”kata Menteri BUMN Erick Thohir dikutip dari Kompas.com. 

Erick pun memercayakan kasus ini kepada pihak berwenang. 

"Tentunya untuk sisi hukum, kita serahkan bersama kepada aparat yang berwenang. Tapi di sisi lain, pemeriksaan secara prosedur maupun organisasi mesti dilakukan secara menyeluruh,”ungkap Erick. 

Menurut Erick Thohir tidak ada toleransi, dan akan sendiri turun untuk melakukan evaluasi atas kasus ini. 

Sebelumnya Tim penyidik melakukan investigasi dengan menyamar sebagai calon penumpang pesawat pada Selasa (27/4/2021) lalu. 

Singkatnya kasus ini akhirnya terungkap atas pengakuan petugas Kimia Farma mengaku bahwa alat yang digunakan untuk mengambil sampel calon penumpang di Bandara Kualanamu adalah barang bekas yang dicuci kembali dengan air. 

Kelima tersangka disangkakan pasal tentang kesehatan, dan terancam hukuman 10 tahun penjara. 

Video Editor: Faqih
 

Penulis : Yuilyana





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:17
KIRGISTAN MENYATAKAN 13 ORANG MENINGGAL AKIBAT PERANG DENGAN TAJIKISTAN   ARKEOLOG MESIR TEMUKAN 110 MAKAM KUNO BERISI BANYAK JENAZAH JONGKOK DI DELTA SUNGAI NIL   SEBANYAK 40 GURU KONTRAK YANG DIBERHENTIKAN DISDIKBUD MALUKU MENGADU KE DPRD KARENA BELUM DIGAJI SELAMA 4 BULAN   KEJARI BANJARBARU SITA 30 IPAD YANG DIPERUNTUKAN BAGI ANGGOTA DPRD KARENA TERINDIKASI PENYELEWENGAN ANGGARAN   ASOSIASI PENGUSAHA TRUK INDONESIA (APTRINDO) MINTA PERHATIAN LEBIH DARI APARAT SOAL FENOMENA BAJING LONCAT   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: MUDIK DILARANG BUKANNYA MEMBATASI SILAHTURAHMI, TAPI UNTUK MELINDUNGI MASYARAKAT   KETUA KADIN JABAR CUCU SUTARA SEBUT 700 HOTEL DI WILAYAHNYA HENDAK DIJUAL AKIBAT TERDAMPAK PANDEMI COVID-19   TERMINAL KLARI KARAWANG HENTIKAN SEMENTARA OPERASIONAL BUS AKDP DAN AKAP PADA 6-17 MEI 2021   RSUP M DJAMIL PADANG TAMBAH 84 TEMPAT TIDUR UNTUK PASIEN COVID-19 AKIBAT PENINGKATAN KASUS KORONA   SATGAS COVID-19 TEGASKAN MASYARAKAT YANG SUDAH DIVAKSIN WAJIB TERAPKAN PROKES TERMASUK MEMAKAI MASKER   PEMERINTAH PERBAIKI DAN TAMBAH SATU PASAL DI UU ITE   KPK TINGKATKAN STATUS PENYIDIKAN PERKARA MANTAN BUPATI TALAUD SRI WAHYUMI SEJAK SEPTEMBER 2020   KPK PASTIKAN PENAHANAN KEMBALI MANTAN BUPATI TALAUD SRI WAHYUMI TELAH SESUAI ATURAN HUKUM YANG BERLAKU   MENDIKBUD-RISTEK NADIEM MAKARIM SEBUT ANAK DARI 53 AWAK KRI NANGGALA-402 PEROLEH BEASISWA DARI NEGARA