Kompas TV nasional sapa indonesia

Kasus Alat Swab Antigen Bekas, YLKI: Kerugiannya Menjadi Sangat Masif

Jumat, 30 April 2021 | 12:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Terungkapnya layanan tes covid-19 menggunakan alat tes antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu, begitu mengagetkan.

Selain berbahaya, pelaku melakukan kejahatan yang tergolong ekstrem.

Bagaimana mencegah kejadian ini agak tidak terulang?

Kita membahasnya langsung dengan Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostik, Adil Fadilah Bulqini.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Ditjen P2P Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, dan Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, YLKI, Tulus Abadi.

Inilah video amatir, detik-detik polisi menghadang pria yang diduga, membawa alat tes antigen bekas, di pintu masuk Bandara Kualanamu, Deli Serdang Sumatera Utara, Selasa (27/04) sore.

Video ini sempat viral di media sosial. Sebelum akhirnya, polisi menangkap enam orang, yang diduga melakukan pemeriksaan rapid test antigen bekas, di Bandara Kualanamu.

Kemudian Polda Sumatera Utara, menetapkan lima karyawan Kimia Farma, di Jalan Kartini Medan Sumatera Utara, sebagai tersangka.

Polisi menyebut, aksi pelak mendaur ulang alat test antigen telah dilakukan sejak Desember 2020.

Sementara PT Kimia Farma menegaskan, oknum pegawai melanggar aturan perusahaan, dan akan disanksi berat.

Sangat disayangkan, peristiwa ini terjadi dalam situasi pandemi covid-19, yang merupakan ujian bagi semua penduduk dunia.

Tindakan yang membahayakan ini, tentu akan menambahkan perburukan penyebaran covid-19.

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


SINAU

Jangan Lengan dengan Demam Berdarah

Kamis, 5 Agustus 2021 | 07:11 WIB
SINAU

Fakta Lolongan Anjing

Kamis, 5 Agustus 2021 | 07:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19