Kompas TV klik360 cerita indonesia

Krisis Gelombang Covid-19 Kedua di India, Pelajaran Bagi Indonesia

Selasa, 20 April 2021 | 16:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus infeksi virus Corona di India terus bergerak naik, meski sebelumnya India dikabarkan telah bisa mengendalikan kasus ini.

Namun, pada Minggu 18 April 2021 lalu, India mencatatkan rekor dengan adanya kasus baru Covid-19 sebanyak 261.500 kasus per harinya. Kasus kematian harian juga mencatatkan rekor sebanyak 1.501 kasus kematian dalam sehari.

Berdasarkan data worldometers Covid-19, India berada di urutan kedua dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia. India mencatatkan kasus Covid-19 sebanyak lebih dari 15 juta kasus pada 19 April 2021.

Lalu, apa yang menyebabkan India diterpa gelombang kedua kasus Covid-19 belakangan ini?

Salah satunya adalah Festival keagamaan Kumbh Mela di utara kota Haridwar dikunjungi oleh 5 juta peziarah Hindu yang datang dari berbagai daerah di India. Sebagian besar yang datang ke acara itu tidak mengenakan masker.

Pejabat di Haridwar mengatakan bahwa pada hari Senin (12/04) dan Selasa (13/04) saja mereka mendeteksi hampir 2.000 kasus infeksi menjangkiti peserta festival tersebut.

Selain itu ada pula beberapa pemicu lonjakan kasus Covid-19 di India yaitu:

  1. Daerah yang kumuh
  2. Mengabaikan protokol kesehatan
  3. Dan adanya Varian Virus B.1.1.7 yang dinilai lebih cepat menular.

Hal ini perlu diwaspadai bagi Indonesia agar jangan sampai seperti India lengah dan lalai untuk menerapkan protokol kesehatan.

Menanggapi terjadinya ledakan kasus Covid-19 di India, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan agar kita semua jangan sampai melupakan protokol kesehatan.

Video Editor: Novaltri Sarelpa

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19