Kompas TV nasional sapa indonesia

KKP Tangkap Kapal Vietnam Di Perairan Indonesia, Diketahui Mencuri Cumi-cumi

Rabu, 14 April 2021 | 11:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Lagi-lagi, kapal asing, memburu kekayaan laut Indonesia.

Sabtu (10/04) lalu, lima kapal berbendera Vietnam dikejar petugas.

Petugas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan pun, memberi tembakan peringatan saat kapal pencuri ikan itu berusaha kabur.

Saat berhasil dihentikan, petugas menahan 28 awak kapal, yang semuanya adalah warga Vietnam.

Untuk menjalani proses hukum, lima kapal beserta 28 warga Vietnam tersebut dibawa ke stasiun pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, PSDKP pontianak.

Pelaksana tugas dirjen PSDKP, Antam Novambar, menyatakan kelima kapal tersebut, mencuri cumi-cumi dengan peralatan khusus.

Perburuan cumi-cumi di perairan Indonesia, disebut merupakan temuan baru.

Sejak awal tahun ini saja, petugas sudah menangkap kapal asing berbendera Malaysia, dengan awak kapal warga Myanmar, di perairan Selat Malaka.

Kemudian di Selat Makassar, juga di Perairan Kepulauan Riau.

Kementerian Kelautan dan Perikanan memastikan, tidak ada penerbitan izin, penangkapan ikan, untuk kapal asing.

Karenanya, kapal asing penjarah ikan, telah melanggar batas teritorial laut Indonesia, dan melakukan penangkapan ikan secara ilegal, atau illegal fishing.

Mengapa perburuan ikan di perairan Indonesia kerap terjadi?

Lalu bagaimana mengamankan kekayaan laut Indonesia dari jarahan asing?

Kami akan membahasnya, bersama Juru Bicara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Wahyu Muradi.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi dan Analis Batas Maritim, sekaligus Dosen Teknik Geodesi UGM, I Made Andi Arsana. 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:08
TIMNAS INDONESIA JALANI LATIHAN DI PANTAI DUBAI JELANG LAGA KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2022   WAGUB JABAR UU RUZHANUL ULUM BERSAMA SERIKAT BURUH SERUKAN DUKUNGAN KEPADA PALESTINA   GUBERNUR SUMUT EDY RAHMAYADI TUTUP TEMPAT HIBURAN MALAM SELAMA 14 HARI AKIBAT KASUS COVID-19 MENINGKAT   PANGKOARMADA II SEBUT TIGA BAGIAN KAPAL KRI NANGGALA-402 SUDAH DITEMUKAN TETAPI BELUM BISA DIANGKAT   PANGKOARMADA II LAKSDA IWAN ISNURWANTO TEGASKAN KRI NANGGALA-402 MURNI KECELAKAAN, BUKAN MELEDAK   TNI AL TUNGGU HASIL INVESTIGASI TENGGELAMNYA KAPAL SELAM KRI NANGGALA-402   MENSOS TRI RISMAHARINI USULKAN TERORISME MASUK RUU PENANGGULANGAN BENCANA AGAR KORBAN TERORISME DIPERHATIKAN   KEMENKES SEBUT KELOMPOK DISABILITAS HINGGA ORANG GANGGUAN JIWA MASUK PRIORITAS VAKSINASI TAHAP KETIGA   KEMENKES: VAKSINASI COVID-19 TAHAP KETIGA SUDAH DIMULAI DI JAKARTA   PERKEMBANGAN KASUS COVID-19 HARI INI: SEBANYAK 4.185 POSITIF, 5.628 SEMBUH, DAN 172 MENINGGAL DUNIA   SATGAS COVID-19: VAKSIN ASTRAZENECA YANG PENGGUNAANNYA DIHENTIKAN MASIH DIUJI BPOM   SATGAS COVID-19 SEBUT DKI JAKARTA MENJADI PROVINSI DENGAN KEPATUHAN PROKES TERENDAH DI TEMPAT WISATA   SATGAS COVID-19: PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN DI TEMPAT WISATA MENINGKAT SELAMA LIBUR LEBARAN   SATGAS COVID-19: SEBANYAK 264 PELAKU PERJALANAN SAAT OPERASI KETUPAT POSITIF KORONA