Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pegawai KPK Curi Emas 1,9 Kg dari Barang Bukti Korupsi untuk Bayar Utang

Kamis, 8 April 2021 | 16:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mencuri barang bukti perkara korupsi berupa emas seberat 1,9 kilogram.

Pegawai berinisial IGAS ini merupakan Satuan Tugas di Direktorat Barang Bukti dan Eksekusi.

Hal ini disampaikan Dewan Pengawas KPK Tuman Panggabean dalam Konferensi Pers, Kamis (8/4)

Tuman sampaikan, IGAS mencuri emas batangan untuk digadaikan dan dijadikan untuk membayar utang. Tumpak jelaskan IGAS memiliki utang cukup banyak akibat berbisnis.

"Sebagian dari pada barang yang sudah diambil ini, yang dikategorikan sebagai pencurian atau setidaknya penggelapan ini, digadaikan oleh yang bersangkutan karena yang bersangkutan memerlukan sejumlah dana untuk pembayaran utang-utangnya," kata Tumpak

 "Cukup banyak utangnya karena yang bersangkutan ini terlibat dalam satu bisnis yang tidak jelas, forex itu," ucap dia.

Karena hal ini IGAS divonis telah melanggar kode etik dan diberhentikan secara tidak hormat.

IGAS juga telah merusak citra intregritas KPK.

“majelis memutuskan yang bersangkutan perlu dijatuhi hukuman berat, yaitu memberhentikan yang bersangkutan dengan tidak hormat," ucap Tumpak.

Video Editor: Rengga

Penulis : Theo Reza





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:26
KKP BEBASKAN 5 NELAYAN ASAL SUMATERA UTARA YANG DITANGKAP APARAT MALAYSIA   MENHAN PRABOWO SUBIANTO DORONG PIHAK YANG MENGETAHUI ADANYA MAFIA ALUTSISTA AGAR MELAPOR KE KPK ATAU KEPOLISIAN   BP2MI AKAN SIAPKAN SURAT JALAN BAGI 1.278 PEKERJA MIGRAN YANG DIKARANTINA DI WISMA ATLET UNTUK KEMBALI KE DAERAH   KEMNAKER TERIMA 1.860 LAPORAN SOAL PEMBAYARAN TUNJANGAN HARI RAYA YANG MASUK KE POSKO THR 2021   PT KAI BERANGKATKAN 5.000 PENUMPANG DARI JAKARTA SELAMA 4 HARI LARANGAN MUDIK   LARANGAN MUDIK, KEMENTERIAN PERHUBUNGAN: ANGKUTAN JALAN TURUN 85 PERSEN, ANGKUTAN UDARA LEBIH DARI 90 PERSEN   KEMENHUB: MOBILITAS MASYARAKAT MENURUN SIGNIFIKAN SELAMA PENERAPAN LARANGAN MUDIK LEBARAN   KETUA DPP PDI-P BANTAH KLAIM BUPATI NGANJUK YANG MENYATAKAN DIRI SEBAGAI KADER PDI-P    PARTAI KEBANGKITAN BANGSA BANTAH BUPATI NGANJUK NOVI RAHMAN HIDAYAT YANG TERJARING OTT KPK ADALAH KADERNYA   KPK: OTT BUPATI NGANJUK NOVI RAHMAN HIDAYAT HASIL KERJA SAMA DENGAN BARESKRIM POLRI   KPK AKAN TENTUKAN STATUS BUPATI NGANJUK DALAM 1X24 JAM   KPK MASIH PERIKSA BUPATI NGANJUK NOVI RAHMAN HIDAYAT SEUSAI OTT ATAS DUGAAN LELANG JABATAN   KETUA DPR: DISTRIBUSI LOGISTIK KEBUTUHAN PENTING BAGI KEBERLANGSUNGAN HIDUP MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI   SOAL LARANGAN MUDIK, KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA DISTRIBUSI LOGISTIK TAK TERGANGGU