Kompas TV internasional kompas dunia

Hasil Penelitian di Wuhan Tentang Asal-Usul Virus Corona Akan Diumumkan WHO Pertengahan Maret

Minggu, 7 Maret 2021 | 06:32 WIB
hasil-penelitian-di-wuhan-tentang-asal-usul-virus-corona-akan-diumumkan-who-pertengahan-maret
Peter Ben Embarek, pakar penyakit menular yang memimpin tim peneliti WHO saat konferensi pers di Wuhan, Selasa (9/2/2021). Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan hasil penyelidikan dan penelitian WHO ke Wuhan China akan dirilis pada pertengahan Maret ini, dinyatakan oleh pakar WHO untuk penyakit menular, Peter Ben Embarek, Jum'at 5 Maret 2021. Penelitian itu sendiri adalah tentang pelacakan asal-usul virus penyebab Covid-19. (Sumber: AP Photo)

JENEWA, KOMPAS.TV - Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan hasil penyelidikan dan penelitian WHO ke Wuhan China akan dirilis pada pertengahan Maret ini. Penelitian itu sendiri adalah tentang pelacakan asal-usul virus penyebab Covid-19. 

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (06/03/2021), Peter Ben Embarek, Pakar WHO untuk penyakit menular dari hewan ke manusia mengatakan, "Waktu (publikasi) sementara adalah minggu 14-15 Maret," kata Kepala Tim Misi WHO di Wuhan itu dalam jumpa pers di Jenewa pada Jumat (05/03/2021)

Setelah misi di Wuhan selesai akhir bulan lalu, Embarek mengatakan virus tersebut kemungkinan berasal dari kelelawar. Meski belum diketahui secara pasti bagaimana virus itu sampai ke manusia.

Embarek menyatakan temuan timnya mengesampingkan kemungkinan kebocoran virus dari laboratorium di Wuhan.

Baca Juga: WHO: Covid-19 Segera Berakhir Merupakan Anggapan Prematur dan Tidak Realistis

Para pekerja yang mengenakan alat pelindung diri (APD) berjalan melewati stasiun kereta Hankou, Wuhan, China pada 7 April 2020. Hasil penyelidikan dan penelitian WHO ke Wuhan China akan dirilis pada pertengahan Maret ini(Sumber: Associated Press)

Pejabat WHO juga memastikan pembatalan penerbitan laporan ringkas hasil penelitian tersebut, "Tim benar-benar bekerja keras untuk menyusun laporan lengkap mereka sehingga kita dapat melakukan diskusi yang tepat seputar laporan lengkap tersebut," ujar Mike Ryan, Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan PBB.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan,"Saya ingin meyakinkan Anda, semua yang terjadi selama penelitian akan disajikan secara transparan."

Penulis : Edwin Shri Bimo





BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Relokasi Pedagang Pasar Ditunda

Rabu, 14 April 2021 | 16:47 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
17:01
SEBANYAK 250 WNI DI CALIFORNIA SELATAN, AS, DAPAT SUNTIKAN VAKSINASI COVID-19    PRESIDEN JOKOWI BEBASKAN PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) UNTUK AIR BERSIH    BPOM: BELUM ADA IZIN UJI KLINIK FASE II VAKSIN NUSANTARA    MENKO POLHUKAM DORONG KPK BERGABUNG DALAM SISTEM DATABASE PENANGANAN PERKARA TERPADU BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI    LARANGAN MUDIK LEBARAN, DITLANTAS POLDA METRO JAYA SEKAT 16 JALUR TIKUS UNTUK KELUAR JABODETABEK    DITLANTAS POLDA METRO JAYA AKAN DIRIKAN POS PANTAU DI JALUR TIKUS UNTUK ANTISIPASI WARGA YANG NEKAT MUDIK    WALHI SUMSEL DUKUNG PEMANFAATAN LAHAN GAMBUT UNTUK MENUNJANG PEREKONOMIAN MASYARAKAT    KPK MENDAKWA EKS WALI KOTA CIMAHI AJAY PRIATNA TERIMA SUAP RP 1,6 MILIAR UNTUK MULUSKAN IZIN PROYEK RS    MENKEU SRI MULYANI SEBUT PEMULIHAN EKONOMI GLOBAL DARI DAMPAK PANDEMI COVID-19 HARUS BERSIFAT BERKELANJUTAN    GEMPA MALANG, BMKG: BURUKNYA STRUKTUR BANGUNAN IKUT JADI PENYEBAB RIBUAN RUMAH RUSAK DI MALANG    KASUS SUAP PENGATURAN PROYEK DI KABUPATEN INDRAMAYU, KPK PANGGIL 3 ANGGOTA DPRD JAWA BARAT    WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU MASYARAKAT BERKONTRIBUSI AKTIF DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI & KEUANGAN SYARIAH    POLRI MULAI PERIKSA BARANG BUKTI DARI TKP KEBAKARAN KILANG MINYAK BALONGAN, INDRAMAYU, JAWA BARAT    MENTERI PPPA MINTA PEMDA KAWAL DAN PASTIKAN PENGGUNAAN DAK PEREMPUAN DAN ANAK DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN