Kompas TV regional berita daerah

Produsen Pestisida Palsu Digerebek

Senin, 1 Maret 2021 | 09:01 WIB

BREBES, KOMPAS.TV - Tim unit tindak pidana tertentu, Satreskrim Polres Brebes berhasil mengungkap sebuah rumah yang diduga telah digunakan sebagai tempat produksi pestisida palsu. Lokasi tersebut berada di Desa Banjarharjo, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.  

 

Dari pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menemukan ribuan botol berbagai merek dan puluhan jerigen berisi pestisida palsu. Selain itu petugas juga mengamankan seorang pembuat pestisida palsu bernama, Saefudin, yang sudah berusia 70 tahun. 

 

Bahkan dari pengembangan. Polisi juga menangkap dua pengedar pestisida palsu yang merupakan warga, Bandung, Jawa Barat. Meski merupakan warga Bandung keduanya yakni, Lesmana dan Sobur Priyatna, selama ini mengedarkan pestisida palsu di wilayah Kabupaten Brebes. 

 

Saat ditangkap. Tersangka Saefudin, mengaku, belajar membuat pestisida palsu dari pengalamannya sebagai petani. Selain membuat merek sendiri, pemasarannya dilakukan ke Desa Desa dengan harga jual per botolnya diantaranya tujuh puluh lima ribu rupiah. 

 

Kapolres Brebes, AKBP Gatot Yulianto, menjelaskan, pestisida palsu tersebut dibuat oleh tersangka dengan meracik adukan campuran dari bahan pestisida asli dengan bahan lain, sehingga kandungan kimia yang semestinya efektif menjadi buruk. 

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Yulia Hendrawati, menjelaskan, jika maraknya peredaran pestisida palsu, dikarenakan Kabupaten Brebes merupakan wilayah agraris pertanian. Sehingga menjadi incaran pelaku kejahatan dengan menjual obat pestisida palsu kepada petani. 

 

Akibat perbuatannya ketiga tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Brebes. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan nya pelaku terancam kurungan penjara selama tujuh tahun.

Penulis : KompasTV Pekalongan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:12
JALAN LAYANG CAKUNG AKAN DIUJI COBA TAHAP PERTAMA PADA 19-21 APRIL 2021, PENGGUNA JALAN DILARANG BERSWAFOTO   KEMENTERIAN SOSIAL CAIRKAN BANSOS TUNAI PROGRAM KELUARGA HARAPAN TAHAP II SEBESAR RP 6,53 TRILIUN   MENKES MINTA WARGA LANSIA JADI PRIORITAS VAKSINASI COVID-19 DALAM SATU BULAN KE DEPAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: VAKSINASI COVID-19 TURUN SELAMA RAMADAN, JADI 200.000-300.000 SUNTIKAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN SEBUT INDONESIA HARUS BEREBUT DENGAN BERBAGAI NEGARA UNTUK DAPATKAN VAKSIN COVID-19   ICW CATAT TREN PENINDAKAN KASUS KORUPSI CENDERUNG MENURUN SELAMA PERIODE 2015 HINGGA 2020   DINAS PENDIDIKAN JABAR AJAK PELAJAR BERBAGI KEPADA SESAMA LEWAT PROGRAM RANTANG SISWA   JUBIR VAKSINASI KEMENKES: ANGKA PARTISIPASI WARGA LANSIA DALAM VAKSINASI COVID-19 CENDERUNG TURUN   KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DALAM WAKTU DEKAT AKAN OPERASIKAN JALUR DWIGANDA DI STASIUN MANGGARAI   MENHUB SEBUT AKAN ADA 6 STASIUN BESAR UNTUK FASILITASI PERJALANAN MASYARAKAT DARI JAKARTA MENUJU LUAR DAERAH   MENHUB BUDI KARYA SUMADI TARGETKAN PEMBANGUNAN PROYEK JALUR DWIGANDA KERETA AKAN RAMPUNG AKHIR DESEMBER 2021   HARI KE-6 BULAN RAMADAN, JUMLAH PENUMPANG KERETA API DI STASIUN PASAR SENEN BELUM TUNJUKKAN PENINGKATAN SIGNIFIKAN   VAKSINASI TERUS BERJALAN, MENTERI KESEHATAN INGATKAN JANGAN SAMPAI MASYARAKAT LENGAH MENGHADAPI PANDEMI   MENTERI KESEHATAN BUDI GUNADI SADIKIN IMBAU VAKSINASI COVID-19 TETAP DILAKUKAN SAAT RAMADAN SESUAI FATWA MUI