Kompas TV nasional aiman

Sindikat Diduga Bekerja sama Dengan Notaris - AIMAN (BAG 3)

Selasa, 23 Februari 2021 | 09:05 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Sertifikat tanah orang tua mantan Wakil Menteri Luar Negeri era Presiden SBY, Dino Patti Djalal, tiba-tiba berubah menjadi milik orang lain. Anehnya, sertifikat bisa berpindah nama, tanpa pernah dipinjam atau terkait transaksi jual-beli. Kok bisa? Belakangan diketahui, ada keterlibatan komplotan mafia tanah dalam aksi ini. 

Kasus bermula pada 2019, saat salah satu properti milik Zurni Hasyim Djalal, Ibunda Dino, hendak dijual. Waktu itu, Zurni mempercayakan urusan jual-beli kepada Yurmisna, salah satu kerabatnya. Yurmisna kemudian didekati seseorang bernama Lina. Lina menyodorkan Freddy Kusnadi sebagai calon pembeli. Namun, transaksi batal, karena Yurmisna enggan menjual properti, tanpa seijin si empunya rumah. 

Kejanggalan menyeruak, ketika dua tahun kemudian, pengacara Freddy Kusnadi mendatangi Yurmisna untuk proses balik nama sertifikat hak milik rumah. Merasa tidak pernah ada transaksi, Yurmisna meminta Dino untuk mengecek status sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Alangkah terkejutnya keluarga Djalal, saat mengetahui sertifikat telah berpindah nama ke Freddy Kusnadi. 

Atas kasus ini, kedua pihak saling tuding. Dino bersikeras tidak pernah ada kesepakatan jual beli dan menganggap Freddy memanfaatkan kondisi sang Ibu yang sepuh. Sementara, Freddy berdalih telah melakukan proses jual-beli secara normal. 

Mana yang benar? 

Polisi terus melakukan penyidikan. Lima belas tersangka telah ditetapkan, termasuk Freddy Kusnadi. Mereka diduga terlibat sindikat mafia tanah. Apa yang sebenarnya terjadi? Jurnalis Kompas TV, Aiman Witjaksono menelusurinya. 

Mengunjungi kawasan komplek perumahan elit, Executive Paradise, di Kemang, Jakarta Selatan, Aiman mendapati dugaan sindikat mengincar rumah mewah yang dijual lansia, dengan harapan bisa mengambil keuntungan dari keterbatasan lansia. Aiman juga mengecek fakta dari kedua pihak yang bersiteru, Dino Patti Djalal dan Freddy Kusnadi, melalui pengacaranya. Terakhir, Aiman mewawancarai Asep Iwan Iriawan, mantan hakim, yang ternyata banyak menemui kasus perpindahan sertifikat rumah secara illegal. Bagaimana menghindari jeratan mafia tanah?

Penulis : Krisna Aditomo




BERITA LAINNYA


Perbankan

BTN Pangkas Bunga KPR, Cek Disini

Jumat, 5 Maret 2021 | 16:28 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:43
JEPANG AKAN PERPANJANG STATUS DARURAT COVID-19 DI TOKYO SELAMA DUA PEKAN KE DEPAN   PEMKOT TANGERANG TARGETKAN VAKSINASI COVID-19 TAHAP KEDUA UNTUK PELAYAN PUBLIK RAMPUNG HARI INI   MASUK ZONA KUNING COVID-19, WALI KOTA TANGSEL AIRIN RACHMI IMBAU WARGA TETAP DISIPLIN TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   HINGGA 5 MARET 2021, PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT DARURAT WISMA ATLET KEMAYORAN MENCAPAI 4.472 ORANG   AMERIKA SERIKAT PERKETAT EKSPOR KE MYANMAR SEBAGAI SANKSI BAGI JUNTA MILITER ATAS KEKERASAN TERHADAP DEMONSTRAN   BAWASLU MENCATAT ADA 155 PUTUSAN PENGADILAN NEGERI TERKAIT PELANGGARAN PEMILU   GUNUNG MERAPI KEMBALI ERUPSI SIANG INI DENGAN LUNCURAN AWAN PANAS HINGGA 1,3 KILOMETER   KPK JADWALKAN PEMERIKSAAN TERHADAP ISTRI EKS MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN EDHY PRABOWO DAN 12 SAKSI LAINNYA   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PEMERINTAH AKAN MELANJUTKAN PROGRAM KARTU PRAKERJA HINGGA 2022   PEKAN DEPAN, BARESKRIM POLRI GELAR PERKARA DUGAAN “UNLAWFUL KILLING” DALAM KASUS PENEMBAKAN 6 ANGGOTA FPI   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD BERHARAP MASYARAKAT SEPAKAT AGAR RKUHP BISA SEGERA DISAHKAN   KEMENDANG AKAN BENTUK DEWAN PENUNJANG EKSPOR UNTUK MEMPELAJARI DAN MENGEKSEKUSI PASAR TERTENTU DI LUAR NEGERI   MENDAG AKAN ATUR DISKON E-COMMERCE UNTUK CEGAH “PREDATORY PRICING” DAN MENCIPTAKAN KEADILAN PERDAGANGAN DIGITAL   PRESIDEN JOKOWI INGATKAN ADANYA PRAKTIK-PRAKTIK PERDAGANGAN YANG TIDAK ADIL DAN MEMBAHAYAKAN UMKM