Kompas TV nasional sosial

Hasil Survei Kinerja Jokowi, FPI dan Muhammadiyah Tak Puas

Senin, 22 Februari 2021 | 10:15 WIB
hasil-survei-kinerja-jokowi-fpi-dan-muhammadiyah-tak-puas
Ilustrasi: Parameter Politik Indonesia merilis hasil survei kinerja Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang sudah berjalan 1,5 tahun. (Sumber: Setpres)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Parameter Politik Indonesia merilis hasil survei kinerja Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang sudah berjalan 1,5 tahun. Survei terhadap kinerja Jokowi ini dibagi pada segmen teritori, demografi, politik, dan segmen organisasi kemasyarakatan (ormas).

Survei pengumpulan data dilakukan dengan metode telepon, karena situasi pandemi Covid-19. Ada 1.200 responden yang terlibat dalam survei yang dilakukan 3 sampai 8 Februari 2021. Margin of error survei sebesar plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi menjelang 1,5 tahun masa pemerintahannya di periode kedua cukup baik, yakni mencapai 65,4 persen dan yang tidak puas sebesar 29,1 persen.

Baca Juga: Hasil Survei Kinerja Jokowi - Ma'ruf, Masyarakat Cukup Puas dengan Penanganan Pandemi

Jika dirinci, publik yang sangat puas sebanyak 6,4 persen, puas sebesar 31,9 persen, dan cukup puas ada 27,1 persen. Sedangkan tidak puas terdiri dari kurang puas 17,3 persen, tidak puas 9,1 persen, sangat tidak puas 2,7 persen, dan tidak menjawab 5,5 persen.

“Meski mayoritas puas, ada beberapa segmen masyarakat yang cenderung besar ketidakpuasannya terhadap kinerja Jokowi,” ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, Minggu (21/2/2021).

Ia mengungkapkan simpatisan ormas Front Pembela Islam (FPI) paling tinggi tidak kepuasannya terhadap kinerja Jokowi sebesar 66,6 persen dan kepuasan hanya 33,3 persen. Sedangkan organisasi pemuda (HMI, GMNI, KNPI, KAMMI dan lainnya) 65 persen tidak puas, kepuasan hanya 30,2 persen, dan tidak jawab 4,8 persen.

Penulis : Switzy Sabandar





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:15
FLORENTINO PEREZ KEMBALI TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN REAL MADRID UNTUK MASA JABATAN HINGGA 2025   MENKES AUSTRIA RUDOLF ANSCHOBER MENGUNDURKAN DIRI KARENA LELAH TANGANI PANDEMI KORONA   KAPOLDA PAPUA IRJEN MATHIUS D FAKHIRI JANJI MENCARI DAN TANGKAP KKB YANG BERAKSI DI BEOGA DAN ILAGA, PUNCAK   KAKORLANTAS POLRI IRJEN ISITIONO: PETUGAS YANG LOLOSKAN PEMUDIK AKAN DIHUKUM 2 KALI LIPAT   PT KAI IZINKAN PENUMPANG UNTUK SAHUR DAN BUKA PUASA DI DALAM KERETA KETIKA DALAM PERJALANAN SELAMA BULAN RAMADAN   PT KAI MASIH JUAL TIKET KERETA HINGGA KEBERANGKATAN 30 APRIL 2021 DI TENGAH ATURAN PELARANGAN MUDIK   DISPAREKRAF DKI JAKARTA: RESTORAN TIDAK BOLEH TAMPILKAN PERTUNJUKAN DJ SELAMA BULAN RAMADAN   JAM OPERASIONAL MRT TIDAK MENGALAMI PERUBAHAN SELAMA BULAN RAMADAN   MRT JAKARTA IZINKAN PENUMPANG BERBUKA PUASA DI DALAM GERBONG KERETA DENGAN AIR PUTIH DAN KURMA   POLDA METRO JAYA LIMPAHKAN BERKAS KASUS MAFIA TANAH YANG MENYASAR KELUARGA DINO PATTI DJALAL KE KEJATI   DISHUB DKI BERENCANA HANYA MEMBUKA TERMINAL PULO GEBANG DI JAKARTA TIMUR SELAMA LARANGAN MUDIK LEBARAN   PEMPROV DKI JAKARTA AKAN CEK STATUS RUMAH PENINGGALAN MENLU PERTAMA, ACHMAD SOEBARDJO, YANG DIJUAL   ICW MINTA KPK USUT DUGAAN BOCORNYA INFORMASI PENGGELEDAHAN DUA LOKASI DI KALIMANTAN SELATAN   TERDAKWA DJOKO TJANDRA AJUKAN BANDING ATAS VONIS 4 TAHUN 6 BULAN PENJARA DALAM KASUS "RED NOTICE"