Kompas TV entertainment lifestyle

DPR Minta KPI Bertindak Soal Adegan Sinetron Ibu Bangun dari Koma Gara-gara TikTok

Minggu, 7 Februari 2021 | 13:16 WIB
dpr-minta-kpi-bertindak-soal-adegan-sinetron-ibu-bangun-dari-koma-gara-gara-tiktok
Cuplikan adegan sinetron yang viral bangun dari koma gara-gara TikTok (Sumber: Twitter)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Baru-baru ini, sebuah cuplikan adegan dari sinetron Indosiar viral di media sosial. Adegan tersebut menggambarkan seorang perempuan yang "terbangun" dari koma setelah suami dan anaknya berjoget TikTok.

Adegan yang jadi sorotan itu adalah cuplikan dari FTV Indosiar Kisah Nyata berjudul "Istriku Menelantarkan Keluarganya Demi Jadi Artis TikTok". 

Hal ini rupanya juga disoroti oleh Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. Aziz menilai makin banyak tontonan yang dirasa kurang etis dan dinilai tidak bermanfaat dalam proses mencerdaskan bangsa.

“Kualitas konten penyiaran dipandang kerap mengedepankan hal-hal viral tanpa mempertimbangkan norma-norma etika,” katanya dalam keterangan pers, Sabtu (6/2/2021).

Baca Juga: Viral Putranya Hina Kepala Medis Inggris di TikTok, Ibu Ini Marah dan Menyita Playstasionnya

Dalam hal ini, Aziz meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk bisa mengevaluasi tayangan-tayangan televisi yang sekiranya berdampak negatif terhadap masyarakat.

Aziz bahkan berharap KPI juga bisa bekerja sama aktif dengan Kemenkominfo dalam mengaudit pengukuran rating program televisi dengan validitas yang teruji

Selain tayangan sinetron semacam itu, Aziz juga menyoroti beberapa program variety show dengan adegan tidak pantas dan tidak mendidik. Wakil Ketua Umum Golkar itu mengatakan bahwa dunia penyiaran harus mampu berkontribusi terhadap proses mencerdaskan bangsa.

Baca Juga: Lagu Terpesona Viral Usai Jadi Yel Yel TNI Polri, Pencipta Mengaku Tidak Dapat Apa-apa

 

Penulis : Dian Septina

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19