Kompas TV nasional hukum

2 Pejabat Kemensetneg Dicecar Penyidik KPK Soal Dugaan Aliran Dana Korupsi di PT DI

Rabu, 27 Januari 2021 | 05:00 WIB
2-pejabat-kemensetneg-dicecar-penyidik-kpk-soal-dugaan-aliran-dana-korupsi-di-pt-di
Ilustrasi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Terkait pengembangan kasus korupsi di PT Dirgantara Indinonesia (PT DI), penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan aliran uang ke sejumlah pihak di Kementerian Sekretariat Negara (Setneg). 

Baca Juga: KPK: Tidak Ada Radikalisme dan Taliban di KPK

Dugaan itu didalami penyidik saat memeriksa dua orang saksi kasus korupsi terkait pengadaan kegiatan penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia tahun 2007- 2017, Selasa (26/1/2021).

"Kedua saksi tersebut didalami pengetahuannya terkait adanya dugaan penerimaan sejumlah dana oleh pihak-pihak tertentu di Setneg terkait proyek pengadaan service pesawat PT Dirgantara Indonesia," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada awak media, Selasa.

Dua saksi yang diperiksa itu adalah Kepala Biro Umum Sekretariat Kementerian Sekretariat Negara Piping Supriatna dan mantan sekretaris Kementerian Sekretariat Negara. 

Dua saksi itu diperiksa untuk tersangka Budiman Saleh yang merupakan mantan direktur PT Dirgantara Indonesia (PT DI). 

Dalam kasus ini, Budiman diduga telah menerima aliran dana hasil pencairan pembayaran pekerjaan mitra fiktif sebesar Rp 686.185.000. 

Penulis : Deni Muliya




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:57
GUBERNUR ANIES BASWEDAN PASTIKAN PEMPROV DKI DUKUNG KEJUARAAN BASKET ASIA 2021 DAN DUNIA 2023 DI JAKARTA   KEMENPAN RB SIAPKAN PENERIMAAN 189.000 PEGAWAI UNTUK PEMERINTAH DAERAH SE-INDONESIA 2021   KEMENTERIAN KESEHATAN: OBESITAS BERPOTENSI MENINGKAT DI MASA PANDEMI COVID-19   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: PEMERINTAH KAJI PERPANJANGAN PPKM MIKRO YANG BERAKHIR PEKAN DEPAN   MUTASI VIRUS KORONA B117 MASUK INDONESIA, SATGAS: PELAJARAN BERHARGA UNTUK ANTISIPASI "IMPORTED CASE"   KEMENTERIAN KESEHATAN: VAKSIN COVID-19 SINOVAC MASIH EFEKTIF LAWAN VIRUS KORONA B117 ASAL INGGRIS   KEMENTERIAN ESDM TARGETKAN 2021 KAPASITAS PEMBANGKIT ENERGI BARU TERBARUKAN CAPAI 978 MEGAWATT   KEMENDIKBUD APRESIASI PERAN SWASTA DALAM MEMBANTU PENYEDIAAN MODUL PENDIDIKAN JARAK JAUH   JAKSA PENUNTUT UMUM MINTA MAJELIS HAKIM TOLAK PERMOHONAN DJOKO TJANDRA JADI "JUSTICE COLLABORATOR"   DINAS SDA DKI: PEMBEBASAN LAHAN NORMALISASI SUNGAI TAHUN INI BELUM BERJALAN KARENA DANA PINJAMAN BELUM CAIR   WAKIL KETUA DPR AZIS SYAMSUDDIN DUKUNG RENCANA PEMERINTAH KAMPANYEKAN PRODUK DALAM NEGERI   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA MASYARAKAT TAK HINDARI VAKSINASI COVID-19   PEMKOT TANGSEL MENGAKU TIDAK SIAPKAN PENANGANAN KHUSUS UNTUK CEGAH VIRUS KORONA B117   SATGAS MINTA MASYARAKAT TAK KHAWATIR BERLEBIHAN TERHADAP MUTASI VIRUS KORONA B117