Kompas TV nasional sapa indonesia

Urgensi Peraturan Presiden Penanggulangan Ekstremisme

Kamis, 21 Januari 2021 | 10:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Jokowi menetapkan rencana aksi nasional penanggulangan ekstremisme yang mengarah terorisme atau RAN PE periode 2020-2024. 

Rencana aksi itu dituangkan dalam Perpres nomor 7 tahun 2021.

Perpres itu diteken dengan tujuan untuk meningkatkan perlindungan hak atas rasa aman warga negera dari ancaman ekstremisme dan terorisme.

Sesuai petikan perpres nomor 7 tahun 2021, strategi penanggulangan terorsime diantaranya  pencegahan meliputi kesiapsiagaan, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

Penegakan hukum, pelindungan saksi dan korban, dan penguatan kerangka legislasi nasional. Selain itu juga kemitraan dan kerja sama internasional.

Sementara itu, sejumlah warga, dan pihak sekolah, akan dilibatkan dalam pelatihan polisi masyarakat. 

Berdasarkan isi petikan isi Perpres itu, pelatihan pemolisian masyarakat yang mendukung upaya pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Dan meningkatnya pemahaman dan keterampilan polisi dan masyarakat dalam upaya pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Menanggapi Perpres ini, anggota Komisi III DPR fraksi PKS Muhammad Nasir Jamil menyatakan, pemerintah harus mengawasi Perpres ini, karena dikhawatirkan akan timbul konflik antarwarga.
 
Di sisi lain Kepala Staf Kepresiden Moeldoko menyatakan aturan itu menjadi kewaspadaan terhadap ancaman ekstremisme. Selain itu perlu peran masyarakat untuk mendukung masalah kemanan.
 
Sebagian pihak juga masih mempertanyakan urgensi adanya perpres penanggulangan ekstremisme. 

Dibutuhkan sosialisasi dan pengawasan yang baik dalam menjalankan aturan, agar nantinya tidak timbul masalah di kemudian hari.
 

Penulis : Merlion Gusti


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:26
WAPRES MA'RUF AMIN HARAP ATURAN VAKSINASI COVID-19 MANDIRI KELUAR MINGGU DEPAN   WAPRES MA'RUF AMIN NILAI KELOMPOK ANTIVAKSIN COVID-19 SUDAH BERKURANG   KEMENPAREKRAF TUNJUK SELEBRITAS LADY MARSELLA JADI DUTA SATGAS TOILET UNTUK BENAHI TOILET DI KAWASAN PARIWISATA   PEMPROV DKI MULAI REALISASIKAN PEMBUATAN PEMBATAS JALUR SEPEDA PERMANEN DI SEPANJANG JALAN SUDIRMAN-THAMRIN   SEMPAT DIHENTIKAN, VAKSINASI COVID-19 PEDAGANG DI PASAR TANAH ABANG KEMBALI DILANJUTKAN HARI INI   MENKO MARVES LUHUT MINTA PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI MALUKU DIPERCEPAT UNTUK DUKUNG LUMBUNG IKAN NASIONAL   KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DORONG PEMDA KEMBANGKAN TALENTA DIGITAL   MENTERI PUPR: PENANGANAN BANJIR HARUS DIKERJAKAN SECARA SISTEMIK DARI HULU SAMPAI KE HILIR   BUPATI BATANG IZINKAN SEKOLAH DI ZONA HIJAU GELAR KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM) TATAP MUKA AWAL MARET 2021   PEMKAB TEMANGGUNG SASAR VAKSINASI TAHAP DUA UNTUK GURU HINGGA SOPIR ANGKUTAN UMUM   KEMENDIKBUD: VAKSINASI COVID-19 GURU DAN DOSEN DEMI WUJUDKAN SEKOLAH TATAP MUKA JULI 2021   SATGAS PENANGGULANGAN BENCANA KARHUTLA DI ROKAN HULU, RIAU, PATROLI GUNAKAN HELIKOPTER   INSTITUT PERTANIAN BOGOR SIAP BANTU PELAKSANAAN UJI PRAKLINIS VAKSIN COVID-19 MERAH PUTIH   ANALISIS MENDALAM SEPUTAR PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL. SIMAK SELENGKAPNYA: KLIK.KOMPAS.ID