Kompas TV regional berita daerah

Anak Gugat Bapak Kandung Rp 3 Miliar

Rabu, 20 Januari 2021 | 16:26 WIB

BANDUNG. KOMPAS. TV - Gara-gara tanah yang dijadikan kontrakan toko akan dijual, anak menggugat orangtuanya yang sudah berusia 85 tahun sebesar tiga miliar rupiah. Selain bapak kandung  kedua adiknya termasuk ketua RT, PLN dan badan pertanahan negera turut masuk dalam daftar gugatan.

 

Pengadilan negeri bandung selasa siang  mulai menggelar sidang kasus anak gugat bapak kandungnya. Dalam sidang majelis hakim hanya memeriksa kelengkapan berkas perkara, karena kuasa hukum  penggugatyang tiada lain anak ketiga dari tergugat meninggal dunia.
 

Deden dan titin, merupakan pasangan suami istri menggugat  R E koswara yang merupakan bapak kandungnya.

 

Kasus ini berawal saat deden mengontrak toko ukuran dua kali tiga meter sebesar tujuh juta rupiah. Di atas tanah empat ribu meter di jalan ah nasution  kecamatan cinambo  kota bandung, yang merupakan milik ahli waris bapaknya.

Namun di tahun 2020 karena ada masalah bapaknya meminta deden untuk pindah dengan alasan tanah tersebut akan dijual. Dikarnakan tahan tersebut ada alih waris yang lainya sehingga oleh tergugat akan dijual.

 

Kasus ini menarik perhatian 20 advokat yang  merasa terpanggila, mereka akan melakukan pembelaan terhadap tergugat secara gratis.

 

Majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dan meminta kedua penguggat untuk melakukan mediasi  sebelum perkaran ini dilanjutkan.

Sementara kuasa hukum penggugat  komar  enggan memberikan keterangan kepada media.

 

Untuk Lebih Tahu Berita Terupdate SeputarJawa Barat, Bisa Klink Link di Bawah

 IG: https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube: https://www.youtube.com/c/kompastvjaw...

Twitter: https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook: https://www.Facebook.com/kompastvjabar/

 

Penulis : KompasTV Bandung


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:51
PRESIDEN AS JOE BIDEN AKAN HUKUM PIHAK YANG DIDUGA MELANGGAR HAM TERKAIT KASUS PEMBUNUHAN JURNALIS JAMAL KHASHOGGI   PLT JUBIR KPK ALI FIKRI TEGASKAN PIHAKNYA BEKERJA SESUAI PROSEDUR HUKUM YANG BERLAKU DALAM OTT 6 ORANG DI SULSEL   WAKIL KETUA MPR SYARIEF HASAN MINTA PEMERINTAH TINJAU ULANG SOAL IZIN INVESTASI MIRAS    BKPM BERENCANA MENGAJAK MUI UNTUK BERKOORDINASI TERKAIT PENERBITAN IZIN INVESTASI MIRAS DI DAERAH    POLISI TANGKAP 12 TERDUGA TERORIS DI SEJUMLAH WILAYAH DI JAWA TIMUR TERKAIT JARINGAN JAMAAH ISLAMIYAH   KETUM PBNU SAID AQIL SIROJ MINTA PEMERINTAH INSTRUKSIKAN KEPADA PNS HINGGA PEGAWAI BUMN MEMBAYAR ZAKAT 2,5%    PRESIDEN JOKOWI MINTA SEMUA JAJARAN NU BANTU PEMERINTAH DALAM MENYUKSESKAN PROGRAM VAKSINASI COVID-19   PRESIDEN JOKOWI MENGHADIRI HARLAH NAHDLATUL ULAMA (NU) KE-98 SECARA VIRTUAL   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL SEBUT PROGRAM PETANI MILENIAL DIMULAI PERTENGAHAN MARET 2021   GUNUNG MERAPI ERUPSI KEMBALI LUNCURKAN AWAN PANAS SEJAUH 1 KM PADA SABTU MALAM    POLDA METRO KLAIM KAMPUNG TANGGUH DI PASEBAN, SENEN, JAKPUS, MAMPU TEKAN PENYEBARAN COVID-19    KEMENKES: VAKSINASI GOTONG ROYONG HANYA DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN ATAU BADAN USAHA KEPADA KARYAWAN   JUBIR VAKSINASI COVID-19 TEGASKAN TAK ADA MEKANISME VAKSINASI MANDIRI BAGI INDIVIDU ATAU BELI SECARA PERORANGAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN TARGETKAN 38 JUTA ORANG SUDAH DIVAKSIN COVID-19 PADA AKHIR JUNI 2021