Kompas TV klik360 cerita indonesia

KPAI: Pembelajaran Jarak Jauh Hanya Melayani Anak-Anak Kaya

Minggu, 3 Januari 2021 | 20:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengatakan sistem pembelajaran jarak jauh hanya melayani anak-anak kaya.

Hal ini disampaikan Retno dalam Zoom Meeting bersama Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), membahas dilaksanakannya kembali proses belajar mengajar secara tatap muka, Minggu (3/1/21).

"Tapi yang lebih memilukan sebenarnya adalah PJJ ini hanya melayani anak-anak kaya, anak-anak keluarga menengah ke atas. Sementara mereka yang menengah ke bawah, yang tidak punya alat daring, yang mungkin kuota tidak punya. Dikasih kuota gratis tapi HP-nya masih jadul kok, enggak bisa juga," ujar Retno. 

KPAI mendukung rencana dilaksanakannya kembali proses belajar mengajar secara tatap muka mulai bulan Januari ini. 

Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat dilakukan dengan catatan, dilaksanakan secara bertahap dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Retno melanjutkan, jika pembelajaran jarak jauh diteruskan maka anak akan lebih terdampak secara psikologis. 

Namun juga ia mengingatkan agar belajar tatap muka harus dimulai perlahan, di wilayah yang sudah siap secara infrastruktur, dengan waktu belajar yang lebih singkat dan jumlah peserta didik maksimal 25 persen.

Hal ini senada dengan hasil survei FSGI bersama KPAI yang menemukan lebih banyak guru setuju belajar tatap muka dibuka Januari 2021. 

Dari sekitar 6.000 responden guru, hampir 50 persennya menyatakan setuju. Alasannya, materi pelajaran selama ini sangat sulit disampaikan dengan metode pembelajaran jarak jauh.

Penulis : Aryo bimo

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19