Kompas TV nasional sapa indonesia

Bekal Mandiri, Teman Tuli Diberi Pelatihan untuk Jadi Make-Up Artist

Kamis, 3 Desember 2020 | 17:21 WIB

KOMPAS.TV - Hari ini, 3 Desember ditetapkan sebagai Hari Disabilitas Internasional.

Untuk itu, sejumlah teman tuli mendapat pelatihan untuk menjadi perias wajah profesional guna menunjukkan disabilitas bukan hambatan.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan dan menumbuhkan potensi pada tiap diri teman tuli untuk berkembang.

Sebelum pelatihan merias wajah dilakukan, semua yang hadir, dipastikan sudah menjalani tes usap, dengan hasil negatif covid-19.

Rias wajah yang cantik ini, merupakan hasil dari sentuhan tangan para teman tuli. Cantik bukan?.

Perempuan berhak untuk tampil cantik dan menarik, sama halnya dengan para Teman Tuli yang juga berhak mendapat kesempatan pekerjaan di bidang kecantikan, rias wajah.

Untuk itu, Komunitas Perempuan Tangguh Indonesia, mengadakan pelatihan kewirausahaan di bidang rias wajah bagi 20 teman tuli di DKI Jakarta.

Pelatihan ini bertujuan agar sahabat tuli mendapat kesetaraan dalam berwirausaha. Apalagi, di tengah pandemi covid-19, pelatihan seperti ini menjadi salah satu jalan keluar dalam pemulihan ekonomi nasional.

Pelatihan rias wajah profesional ini dilakukan dengan 4 kali pertemuan secara virtual dan 6 kali pertemuan secara langsung. Teman tuli mempelajari berbagai hal di dunia rias wajah mulai dari pengenalan produk, mempelajari bentuk wajah seseorang, alat rias, hingga ke menu utama yaitu praktik merias wajah.

Pelatihan merias wajah, dilakukan oleh orang-orang profesional di bidangnya, dengan didampingi oleh penerjemah.

Setiap pertemuan, 10 orang Sabahat Tuli akan belajar merias wajah, dan 10 orang lainnya menjadi model secara bergantian.

Dalam memenuhi protokol kesehatan, seluruh teman tuli dan para mentor, diwajibkan melakukan tes usap, sebelum menjalani pelatihan.

20 Sahabat Tuli ini hadir dari berbagai latar belakang, mulai dari pekerja salon, asisten rumah tangga, hingga korban PHK karena pandemi covid-19. Mereka mencoba mengubah nasib dengan terjun sebagai makeup artist profesional.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:29
PVMBG: STATUS GUNUNG RAUNG DI JAWA TIMUR NAIK MENJADI WASPADA (LEVEL II)   PEMPROV DKI BUKA LAHAN BARU PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN KORONA DI TPU BAMBU APUS, JAKTIM   PEMKAB TEMANGGUNG, JATENG, SIAPKAN 125.000 BIBIT POHON UNTUK HIJAUKAN LAHAN KRITIS   STRIKER MANCHESTER CITY SERGIO AGUERO POSITIF TERINFEKSI KORONA   SINGAPURA DAN SPANYOL JADI TUAN RUMAH TURNAMEN TENIS INTERNASIONAL ATP 250   SEBANYAK 32 ORANG MENINGGAL AKIBAT BOM BUNUH DIRI DI PASAR TAYARAN SQUARE, BAGHDAD, IRAK   PRESIDEN AS JOE BIDEN BAKAL UPAYAKAN PERPANJANGAN PERJANJIAN PENGURANGAN SENJATA NUKLIR ANTARA AS-RUSIA   WHO: JANGAN PANIK, SEMUA ORANG AKAN KEBAGIAN VAKSIN KORONA   SOAL CALON VAKSIN KORONA, WHO: ADA 64 MEREK YANG SEDANG DIUJI KE MANUSIA, 22 DI ANTARANYA DALAM UJI MASSAL TAHAP AKHIR   MODERNA TENGAH MENGKAJI KEMUNGKINAN ADANYA REAKSI PADA VAKSIN KORONA BUATANNYA   RUANG ISOLASI PASIEN KORONA DI RS HAMPIR PENUH, PEMKOT KUPANG, NTT, SIAPKAN PUSKESMAS OELETA SEBAGAI TEMPAT ISOLASI   BMKG: 1-21 JANUARI 2021, HAMPIR SETIAP HARI TERJADI GEMPA DI INDONESIA DENGAN 54 GEMPA   MK MEREGISTRASI 132 PERKARA SENGKETA HASIL PILKADA 2020 DARI TOTAL SEBANYAK 136 PERMOHONAN YANG DITERIMA   MK: PALING LAMA 24 MARET 2021 SEMUA SENGKETA PILKADA 2020 HARUS SUDAH DIPUTUS