Kompas TV nasional berita kompas tv

Rekor Baru Kasus Corona Harian di Indonesia, Epidemiolog: Pemerintah Tak Konsisten Tegakkan PSBB

Sabtu, 28 November 2020 | 00:20 WIB

KOMPAS.TV - Indonesia kembali mencatat rekor penambahan harian kasus positif covid-19 hari ini, sejumlah 5.828 kasus.

Dengan penambahan ini, hingga hari ini tercatat ada 522.581 kasus covid-19 di tanah air.

Sementara itu, ada 3.807 pasien sembuh hari ini, sehingga total kasus sembuh 437.456.

Kasus kematian bertambah 169, sehingga total meninggal dunia menjadi 16.521 orang.

Syaiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis 57 persen responden menilai Gubernur DKI Jakarta gagal menjalankan aturan PSBB secara adil.

Hal ini terkait kerumunan yang terjadi dalam kegiatan pernikahan Putri Rizieq Shihab dan acara maulid nabi di petamburan jakarta.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif SMRC, Sirojuddin Abbas saat merilis hasil survey nasional terkait sikap publik terhadap FPI, Rizieq Shihab dan respon pemerintah.

Survei yang melibatkan 1.201 responden dalam periode 18 hingga 21 november 2020, menunjukkan mayoritas 57 persen responden yang mengetahui adanya kegiatan pernikahan putri Rizieq Shihab dan acara maulid nabi di Petamburan Jakarta, menilai Gubernur Anies gagal menjalankan aturan PSBB secara adil di wilayah yang dipimpinnya.

Epidemiolog dari UGM, Riris Andono Ahmad menyebutkan jika Pemerintah tidak konsisten dalmam menegakkan PSBB 
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Cara Kita Bersyukur kepadaNya

Rabu, 27 Januari 2021 | 06:00 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
06:51
KETUA MPR BAMBANG SOESATYO DUKUNG POLRI PERLUAS PENERAPAN SISTEM TILANG ELEKTRONIK   JAKSA AGUNG: PEMBENTUKAN JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PIDANA MILITER TINGGAL TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN   JAKSA AGUNG SEBUT KONDISI POLITIK LUAR NEGERI TURUT PENGARUHI PELAKSANAAN EKSEKUSI HUKUMAN MATI   PEMPROV PAPUA IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI ISU RASISME   KEMENDAGRI GANTI 16.187 DOKUMEN KARTU KELUARGA KORBAN BANJIR KALIMANTAN SELATAN   KEMENDAGRI TERBITKAN 53 AKTA KEMATIAN KORBAN JATUH PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   DINAS KESEHATAN: SEBANYAK 1.434 PASIEN COVID-19 DIRAWAT DI RS RUJUKAN KOTA BEKASI MAYORITAS BER-KTP LUAR DAERAH   KEMENDIKBUD: TALENTA DIGITAL DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL   WAPRES HARAP DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) AKTIF DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN: MANFAATKAN POTENSI WAKAF UNTUK PROGRAM PROFAKIR MISKIN   MENLU: PEMERINTAH BERUPAYA MAKSIMAL DALAM KASUS HILANGNYA WNI RUTH SITEPU DI MALAYSIA   KEMENKES RANCANG APLIKASI SISTEM INFORMASI RAWAT INAP RS RUJUKAN COVID-19 (SIRANAP RS) YANG BISA DIAKSES PUBLIK   MENLU RETNO MARSUDI: VAKSINASI WNI DI LUAR NEGERI MENGACU KEBIJAKAN NEGARA SETEMPAT   KEMENTERIAN KESEHATAN TEGASKAN VAKSIN MANDIRI BUKAN UNTUK BISNIS