Kompas TV klik360 cerita indonesia

Kapolda Metro Jaya Merespon Penolakan Penyemprotan Disinfektan di Petamburan

Minggu, 22 November 2020 | 20:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran merespon penolakan penyemprotan disinfektan di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat. 

Menurut Kapolda, penyemprotan dan tes cepat atau rapid test di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, murni berdasarkan tujuan kemanusiaan.

Kapolda juga mengatakan bahwa mereka yang menolak penyemprotan dan tes cepat, akan rugi.

Baca Juga: Irjen Pol M Fadil Imran: Kapolda Metro Jaya Adalah Suatu Kehormatan

"Kalau menolak, saya kira akan rugi sendiri. Wong tujuan kita untuk kemanusiaan kok ya. Tujuan kami ini adalah tujuan kemanusiaan. Untuk menyelamatkan warga. Tidak ada tujuan lain-lain. Jadi kita melakukan 3T ini kemudian penyemprotan disinfektan dan pembagian sembako ini murni kemanusiaan. Jadi kalo ada yang menolak ya saya kira masyarakat bisa mengetahui lah mana yang benar mana yang salah," ujar Kapolda.

Rapid test atau tes cepat massal Covid-19 rencananya akan digelar di Petamburan selama 3 hari mendatang. Tes ini tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis.

Penulis : Aryo bimo



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:13
IRAN KELUARKAN UU UNTUK TINGKATKAN KEMAMPUAN NUKLIR DAN CEGAH INSPEKSI PBB   JEPANG HENDAK MELARANG PENJUALAN MOBIL BARU BERBAHAN BAKAR BENSIN MULAI 2035   SEJUMLAH PETUGAS MEDIS DI AS ENGGAN JADI PIHAK PERTAMA YANG TERIMA VAKSIN KORONA MESKI TELAH MENDAPAT JAMINAN DARI FDA   SEBANYAK 238 MAHASISWA POSITIF KORONA, POLITEKNIK TRANSPORTASI DARAT BALI JADI KLASTER PENULARAN BARU   PVMBG SEBUT ERUPSI GUNUNG SEMERU TAK AKAN MEMICU ERUPSI GUNUNG-GUNUNG API LAIN DI INDONESIA   RSUD JOMBANG, JAWA TIMUR, MENGALAMI KELEBIHAN KAPASITAS PASIEN KORONA   POLDA BANTEN AKAN EVALUASI JAJARAN HINGGA TINGKAT KE BAWAH PASCA-KERUMUNAN PENONTON SEPAK BOLA DI SERANG   PEMKOT TANGERANG AKAN TAMBAH RUMAH SINGGAH ISOLASI PASIEN KORONA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 2.081 ORANG: 1.439 SEMBUH, 159 MENINGGAL DUNIA, 483 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 507 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 3 DESEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 5.867.621 SPESIMEN   HINGGA 3 DESEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 69.027 ORANG   HINGGA 3 DESEMBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 557.877 POSITIF, 462.553 SEMBUH, 17.355 MENINGGAL DUNIA   PENAMBAHAN PASIEN POSITIF KORONA DI INDONESIA HARI INI TEMBUS 8.000 KASUS