Kompas TV nasional politik

Punya Utang kepada Jokowi, Alasan Gatot Nurmantyo Tidak Mau Hadir Menerima Bintang Mahaputra

Kamis, 12 November 2020 | 17:18 WIB
punya-utang-kepada-jokowi-alasan-gatot-nurmantyo-tidak-mau-hadir-menerima-bintang-mahaputra
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo berpose sebelum menjadi narasumber di acara Satu Meja The Forum di studio satu Kompas TV, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). (Sumber: KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo tidak menghadiri penganugerahan Bintang Mahaputra Adipradana yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Sedianya penganugerahan itu akan diberikan Presiden Jokowi kepada Gatot Nurmantyo di Istana Negara, Rabu (11/11/2020) kemarin.

Ternyata terdapat alasan tersendiri, mengapa deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu tidak mau hadir dalam penganugerahan tersebut.

Kepada Refly Harun, Gatot menyampaikan alasannya. Salah satu alasannya adalah, dia memiliki utang yang belum dilunasinya kepada Presiden Jokowi saat menjabat Panglima TNI dalam periode pemerintah sebelumnya.

"Ada tugas negara yang disampaikan Pak Jokowi. Dia merasa itu belum dia selesaikan," kata Refly dalam perbincangan di Program Sapa Malam Kompas TV yang dipandu Aiman Wicaksono, Rabu (11/11/2020).

Alasan itulah, lanjut Refly, yang membuat Gatot Nurmantyo tidak datang.

Baca Juga: Tak Hadir di Penyerahan Bintang Mahaputera, Bambang Soesatyo: Hak Pribadi Gatot Nurmantyo

Penulis : Hariyanto Kurniawan


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:47
POLISI SELIDIKI UNSUR PIDANA IZIN 2 PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG   KPK PERPANJANG MASA PENAHANAN MANTAN MENTERI KP EDHY PRABOWO 30 HARI   KASUS PROYEK JEMBATAN WATERFRONT CITY, KPK DALAMI DUGAAN KETERLIBATAN EKS BUPATI KAMPAR JEFRY NOER   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI DUGAAN PEMBERIAN UANG KE SEJUMLAH PIHAK DI KEMENSOS   KOMPOLNAS MINTA PUBLIK TAK SALAH TAFSIRKAN PAM SWAKARSA YANG INGIN DIHIDUPKAN LAGI OLEH KOMJEN LISTYO SIGIT   FORMULA E 2021 RESMI DITUNDA, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN JAMIN "COMMITMENT FEE" RP 560 MILIAR TAK HILANG   OMBUDSMAN: ADA POTENSI KENAIKAN PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN DENGAN DIHAPUSNYA DENDA PROGRESIF   SATGAS COVID-19 MALUKU PASTIKAN FASILITAS KESEHATAN UNTUK PASIEN COVID-19 AMAN   KEMENKES: SEBANYAK 20.154 TENAGA KESEHATAN BELUM BISA DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KEMENDAGRI MINTA PEMDA DUKUNG VAKSINASI COVID-19 LEWAT ALOKASI ANGGARAN APBD   JUBIR VAKSINASI: TENAGA KESEHATAN YANG TERDAFTAR SEBAGAI PESERTA VAKSINASI COVID-19 TAK LAGI TERIMA SMS   WAGUB JATIM EMIL DARDAK: KASUS COVID-19 DI JAWA TIMUR MELONJAK 3 KALI LIPAT   PEMPROV DKI SIAPKAN LAHAN 1,2 HEKTAR DI SRENGSENG SAWAH, JAKSEL, UNTUK PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL USUL DATA PENERIMA VAKSIN COVID-19 DIATUR PEMDA