Kompas TV bisnis kompas bisnis

Rupiah Melemah, Setelah Menguat 6 Hari

Kamis, 12 November 2020 | 12:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah terus menguat, rupiah akhirnya mengalami pelemahan terhadap dollar AS pada penutupan pasar spot, pada Rabu (11/11/2020). 

Melansir Bloomberg, rupiah ditutup melemah 28 poin (0,2 persen) pada level Rp 14.085 per dollar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terus menguat sejak awal November ini.  

Pada 2 November, rupiah masih berada di posisi RP 14.640 per dollar AS. Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, sentimen positif di AS mendorong penguatan indeks dollar karena harapan paket stimulus meningkat. 

Program stimulus keuangan cenderung mendevaluasi dollar dan mendukung logam mulia. Kenaikan jumlah kasus Covid-19 di AS juga mendorong perusahaan pembuat vaksin bekerja lebih gencar. 

Vaksin produksi Pfizer menunjukkan keberhasilan 90 persen dalam melawan virus Covid-19, hal ini meyakinkan investor, vaksin akan segera rilis ke publik. 

Hasil awal yang positif untuk vaksin Covid -19, membuat investor menyadari masih ada cara untuk melakukan taking profit sebelum vaksin tersebut memenuhi semua persyaratan untuk dirilis ke publik. 

Namun, ada masalah logistik dalam mendistribusikannya karena vaksin sensitif terhadap suhu,” jelas dia. 

Sementara sentimen internal, pemulihan ekonomi sudah didepan mata walaupun butuh waktu 3. 

Di sisi lain, rencana pendistribusian vaksin menjadi sentimen positif. Sementara itu, di pasar keuangan, kondisi pandemi Covid-19 membuat investor panik, dan menyebabkan aliran modal keluar (capital outflows) yang besar dan melemahkan nilai mata uang garuda.
 

Penulis : Merlion Gusti


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


CERITA INDONESIA

Seruput kopi di Tengah Kebun Karet

Selasa, 19 Januari 2021 | 09:32 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
09:50
KRI SOEHARSO TURUNKAN MUATAN TRAFO DAN TIANG PLN UNTUK PERBAIKI ALIRAN LISTRIK YANG RUSAK AKIBAT GEMPA DI SULBAR   RELIEF BERUSIA 55 TAHUN AKAN DIPAMERKAN SAAT PERESMIAN GEDUNG SARINAH JAKARTA PADA 10 NOVEMBER 2021   MULAI 20 JANUARI 2021, JALAN KATEDRAL DI SAWAH BESAR, JAKPUS, DITUTUP IMBAS PROYEK TEROWONGAN ISTIQLAL-KATEDRAL   DINKES DKI: ISOLASI MANDIRI DI RUMAH SERING TIMBULKAN KLASTER KELUARGA   WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU SEMUA PIHAK DUKUNG PELAKSANAAN GERAKAN NASIONAL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PASIEN KORONA   KETUA PMI JUSUF KALLA AJAK PENYINTAS COVID-19 DONOR DARAH PLASMA KONVALESEN GUNA KURANGI PENYEBARAN KORONA   PT LIGA INDONESIA BARU MASIH TUNGGU IZIN KEPOLISIAN AGAR KOMPETISI LIGA 1 2021 DAPAT BERGULIR   PT LIGA INDONESIA BARU (LIB) MEMPROYEKSIKAN MENGGELAR LIGA 1 2021 PADA MARET MENDATANG   WHO: DUNIA DI AMBANG "BENCANA MORAL" DALAM DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19   MASUK ZONA MERAH KORONA, PEMKAB PONOROGO AKAN MENERAPKAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT   PEMKAB BANGKALAN, JATIM, MENUTUP 11 KANTOR ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KARENA TEMUAN ASN POSITIF KORONA   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA BAKAL BERI SANKSI KE RS UMMI ATAS KASUS KONTROVERSI TES USAP RIZIEQ SHIHAB   DIPERIKSA KPK, GUBERNUR BENGKULU BANTAH TERLIBAT KASUS SUAP EDHY PRABOWO SOAL IZIN EKSPOR BENUR   KEMENTAN SEBUT KENAIKAN HARGA PUPUK SUBSIDI UNTUK TUTUPI KEKURANGAN ANGGARAN 2021