Kompas TV nasional viral

Viral Video Bullying Mahasiswa Unpar Bandung, Pihak Kampus Beri Klarifikasi

Rabu, 11 November 2020 | 20:37 WIB
viral-video-bullying-mahasiswa-unpar-bandung-pihak-kampus-beri-klarifikasi
Ilustrasi video viral di media sosial. (Sumber: Shutterstock)

BANDUNG, KOMPAS.TV - Kepala Kehumasan dan Protokoler Universitas Parahyangan (Unpar) Magenta Paramitha sangat menyayangkan nama Unpar dikaitkan dengan beredarnya video mengandung konten kekerasan di media sosial yang melibatkan mahasiswa Unpar.

"Kami sangat menyayangkan nama Unpar dikaitkan dan disebut di dalam tindakan kekerasan yang kemudian menjadi viral di media sosial. Kami sebagai institusi pendidikan menolak segala bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik kekerasan verbal maupun kekerasan visual," ucap Magenta dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/11/2020).

Magenta mengatakan, selama masa pandemi Covid-19, Unpar melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring penuh. Hal itu juga berlaku untuk segala bentuk kegiatan yang melibatkan mahasiswa.

Baca Juga: Video Bullying Viral, Orangtua dan Guru Turut Dipanggil Polisi

"Kegiatan lnisiasi dan Adaptasi (SIAP) tahun 2020 juga telah dilaksanakan secara daring sehingga kami dapat memastikan bahwa kegiatan yang diduga memuat tindakan kekerasan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan kegiatan universitas di lingkungan Unpar," katanya.

Pihak universitas, lanjutnya, bergerak cepat memanggil dan meminta penjelasan dari pihak-pihak yang terlibat dan video pada 10 November 2020 itu.

"Dari pertemuan tersebut berhasil diungkap bahwa kejadian tersebut berlangsung pada tanggal 31 Oktober 2020 di luar lingkungan universitas dan tidak berkaitan dengan kegiatan kemahasiswaan kami," terangnya.

Penulis : Fadhilah


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:28
KRI SOEHARSO TURUNKAN MUATAN TRAFO DAN TIANG PLN UNTUK PERBAIKI ALIRAN LISTRIK YANG RUSAK AKIBAT GEMPA DI SULBAR   RELIEF BERUSIA 55 TAHUN AKAN DIPAMERKAN SAAT PERESMIAN GEDUNG SARINAH JAKARTA PADA 10 NOVEMBER 2021   MULAI 20 JANUARI 2021, JALAN KATEDRAL DI SAWAH BESAR, JAKPUS, DITUTUP IMBAS PROYEK TEROWONGAN ISTIQLAL-KATEDRAL   DINKES DKI: ISOLASI MANDIRI DI RUMAH SERING TIMBULKAN KLASTER KELUARGA   WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU SEMUA PIHAK DUKUNG PELAKSANAAN GERAKAN NASIONAL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PASIEN KORONA   KETUA PMI JUSUF KALLA AJAK PENYINTAS COVID-19 DONOR DARAH PLASMA KONVALESEN GUNA KURANGI PENYEBARAN KORONA   PT LIGA INDONESIA BARU MASIH TUNGGU IZIN KEPOLISIAN AGAR KOMPETISI LIGA 1 2021 DAPAT BERGULIR   PT LIGA INDONESIA BARU (LIB) MEMPROYEKSIKAN MENGGELAR LIGA 1 2021 PADA MARET MENDATANG   WHO: DUNIA DI AMBANG "BENCANA MORAL" DALAM DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19   MASUK ZONA MERAH KORONA, PEMKAB PONOROGO AKAN MENERAPKAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT   PEMKAB BANGKALAN, JATIM, MENUTUP 11 KANTOR ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KARENA TEMUAN ASN POSITIF KORONA   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA BAKAL BERI SANKSI KE RS UMMI ATAS KASUS KONTROVERSI TES USAP RIZIEQ SHIHAB   DIPERIKSA KPK, GUBERNUR BENGKULU BANTAH TERLIBAT KASUS SUAP EDHY PRABOWO SOAL IZIN EKSPOR BENUR   KEMENTAN SEBUT KENAIKAN HARGA PUPUK SUBSIDI UNTUK TUTUPI KEKURANGAN ANGGARAN 2021