Kompas TV nasional peristiwa

Buruh akan Mogok Nasional Tolak Upah Tak Naik pada 2021, KSPI: Menaker Harus Tanggung Jawab

Jumat, 30 Oktober 2020 | 18:59 WIB
buruh-akan-mogok-nasional-tolak-upah-tak-naik-pada-2021-kspi-menaker-harus-tanggung-jawab
Ilustrasi demo Buruh (Sumber: KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

JAKARTA, KOMPAS TV - Buruh secara tegas menyatakan menolak Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan terkait tidak adanya kenaikan upah minimum provinsi atau UMP pada tahun depan atau 2021. 

Sebagai bentuk penolakan tersebut, buruh akan melakukan demonstrasi secara besar-besaran. Demo akan dilakukan pada tanggal 2, 9 dan 10 November 2020.

Aksi buruh tidak hanya sebatas demonstrasi. Tapi juga tidak menutup kemungkinan bakal kembali menggelar aksi mogok kerja secara nasional.

Baca Juga: Aksi Mogok Nasional Blokir Jalan Bandung-Garut, Ribuan Buruh Coba Masuk Tol Cileunyi

Demikian ihwal rencana mogok nasional tersebut disampaikan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

Said Iqbal menjelaskan, mogok nasional yang akan dilakukan buruh bukanlah suatu hal yang tidak mungkin.

Menurutnya, mogok nasional bisa saja dilakukan jika serikat buruh dan perusahaan tidak menemui kata sepakat dalam ketetapan upah minimum pada tahun depan.

"Kalau perundingannya bersamaan, misalnya PT A, PT B, PT C di tanggal 1 hingga 20 November terus mereka menyatakan 3 kali berunding lalu deadlock," kata Said Iqbal dalam konferensi pers secara virtual pada Jumat (30/10/2020).

Baca Juga: Buruh Minta Agar Tetap Ada Kenaikan UMR 2021

"Dengan deadlock itulah, maka memenuhi aturan sebagai prasyarat Serikat Pekerja di tingkat pabrik untuk melakukan mogok kerja."

Penulis : Tito Dirhantoro

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Aksi Pencurian Minimarket Terekam CCTV

Senin, 20 September 2021 | 15:16 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19