Kompas TV regional berita daerah

Pulau Rinca Akan Jadi Lokasi Wisata Massal

Rabu, 28 Oktober 2020 | 16:25 WIB

KUPANG, KOMPAS.TV - Pembangunan geo park di Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat yang sedang dilaksakan pemerintah menuai kontroversi menyusul adanya kekhawatiran akan terganggunya ekosistem dan habitat komodo.

Meski demikian, pemerintah menjamin proyek penataan taman nasional komodo (TNK) untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai kawasan wisata super premium tidak akan mengganggu dan merusak habitat komodo.

Gubernur NTT menyatakan, penataan Pulau Rinca seluas 5 hektar  yang sedang berlangsung saat ini nantinya akan dikhususkan untuk wisata massal bagi semua kalangan. Sedangkan pulau komodo hanya akan diperuntukan bagi wisatawan yang telah mengantongi kartu keanggotaan.

Di Pulau Rinca akan dibangun pusat informasi, penginapan para ranger atau natural guide, elevated deck dan pelabuhan.

Dengan pembangunan geo park tersebut, pemerintah berharap Pulau Rinca akan mejadi lokasi mass tourism yang dapat diakses dengan aman dan nyaman oleh semua kalangan.

#masstourism #pulaurinca #tamannasionalkomodo

Penulis : KompasTV Kupang


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:13
LEMBAGA REGULATOR OBAT PAKISTAN IZINKAN PENGGUNAAN VAKSIN COVID-19 SINOPHARM DARI TIONGKOK   KEBUN DAN PERTAMBANGAN ILEGAL 17 JUTA HEKTAR, WAKIL KETUA KOMISI IV DPR DEDI MULYADI: NEGARA RUGI DUA KALI   KOMISI IV DPR UNGKAP KEBUN DAN PERTAMBANGAN ILEGAL DI HUTAN INDONESIA CAPAI 17 JUTA HEKTAR   KEPALA BASARNAS BANDUNG: SEMUA KORBAN LONGSOR DI SUMEDANG DITEMUKAN, TOTAL 40 ORANG TEWAS   BPBD: PUTING BELIUNG YANG TERJADI DI ROTE BARAT, NTT, AKIBATKAN 17 RUMAH RUSAK   MAHKAMAH KONSTITUSI REGISTRASI 132 PERKARA SENGKETA HASIL PILKADA 2020   KPU: ADA 11 KABUPATEN DAN KOTA DI SUMATERA UTARA YANG GUGAT PILKADA KE MK   PENULARAN COVID-19 TINGGI, SATGAS: BUKAN SAATNYA BUAT KERUMUNAN   POLISI AKAN GELAR PERKARA DUGAAN PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM PESTA ULANG TAHUN YANG DIHADIRI RAFFI AHMAD   POLRES GRESIK BURU PENYEBAR HOAKS KASDIM 0817 MAYOR SUGENG RIYADI MENINGGAL SEUSAI DIVAKSIN COVID-19   KANWIL KEMENKUMHAM BALI INGATKAN WNA YANG TAK MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN BISA DIDEPORTASI   48 WARGA LANSIA DI BANYUMAS, JAWA TENGAH, POSITIF COVID-19 SEUSAI JALANI TES CEPAT MASSAL ANTIGEN   WALI KOTA SOLO SEBUT KASUS COVID-19 MASIH TINGGI KARENA IMBAS LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU    KEMENTAN SEBUT KENAIKAN HARGA PUPUK SUBSIDI UNTUK TUTUPI KEKURANGAN ANGGARAN 2021