Kompas TV nasional kompas siang

Perwira Polisi Jadi Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati Jika Terbukti Bersalah

Senin, 26 Oktober 2020 | 13:31 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.TV - Perwira polisi yang kedapatan menjadi kurir narkoba di Pekanbaru, Riau tidak hanya akan dipecat dari anggota kepolisian, tapi juga terancam hukuman mati jika terbukti bersalah di pengadilan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menyatakan jika pimpinan Polri tak ada mentolerir jika ada anggota Polri yang terlibat narkoba.

"Komitmen Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis sangat jelas dan tegas. Anggota yang terlibat harus dihukum mati karena sebenarnya dia tahu undang-undang, dia tahu hukum" ujar Irjen Argo Yuwono dalam laman kompas.com.

Penangkapan Kompol IZ di Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru, Riau berlangsung dramatis pada hari Jumat (23,10) malam.

Para pelaku yang kedapatan membawa sabu seberat 16 KG mencoba kabur dari tangkapan polisi.

Karena pelaku melawan, polisi pun terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tembakan.

Setelah tersudut, barulah dua tersangka ini menyerah.

Para pelaku mendapat perawatan operasi, termasuk perwira polisi yang mendapat perawatan intensif akibat luka tembak.

Pelaku akan dipecat dari keanggotaan Polri dan tidak memiliki pangkat lagi.

Pelaku juga akan diberi hukuman internal maupun hukuman pidana.

Seluruh pelaku akan diganjar dengan hukuman berat. Pelaku diancam undan-undang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau hukuman penjara paling lama 20 tahun.
 
 

Penulis : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Lomba Layang-Layang Dibubarkan Petugas

Selasa, 24 November 2020 | 16:03 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:23
TARGETKAN 77,5 PERSEN PARTISIPASI PADA PILKADA 2020, KPU GANDENG KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT   KPK PANGGIL SEMBILAN SAKSI DALAM KASUS KORUPSI STADION MANDALA KRIDA YOGYAKARTA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: SELEKSI GURU PPPK DILAKUKAN BERDASARKAN KEBUTUHAN   MENKEU SRI MULYANI SEBUT TERUS JAGA APBN TETAP SEHAT DI TENGAH PANDEMI COVID-19   WAPRES MINTA MENTERI BUMN CARI MODEL BISNIS YANG BISA MENGEMBANGKAN BANK WAKAF MIKRO   KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN: INDUSTRI MANUFAKTUR RI MASIH DALAM KESIAPAN AWAL MENUJU PENERAPAN INDUSTRI 4.0   MENAKER IDA FAUZIYAH: PANDEMI COVID-19 CIPTAKAN TATANAN DUNIA KERJA BARU   PHRI: DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN DAPAT PULIHKAN PARIWISATA DAERAH   WAKIL KETUA KOMISI IX: PENGURANGAN LIBUR AKHIR TAHUN UNTUK CEGAH KERUMUNAN   SERIKAT PETANI INDONESIA AJUKAN PERMOHONAN UJI MATERI UU CIPTA KERJA KE MK   PEMKAB BANYUMAS BENTUK TIM "TASK FORCE" UNTUK BUBARKAN KERUMUNAN YANG BERPOTENSI JADI KLASTER COVID-19   SEKOLAH TATAP MUKA SAAT PANDEMI, KADISDIK KALBAR SUGENG HARIADI: ORANGTUA BERHAK TAK IZINKAN ANAKNYA MASUK SEKOLAH   KEPALA DISDIKPORA KARAWANG ASEP JUNAEDI SEBUT SEKOLAH DI KARAWANG SIAP BERLAKUKAN BELAJAR TATAP MUKA   BPOM BANTU TINGKATKAN KAPASITAS REGULATOR PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN PALESTINA