Kompas TV nasional berita kompas tv

Vaksinasi Covid-19 Mundur, Pemerintah Masih Tunggu Izin BPOM

Minggu, 25 Oktober 2020 | 15:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa rencana vaksinasi covid-19 pada akhir 2020 diperkirakan akan mundur.

Sementara, sebagai kelompok prioritas penerima vaksin, tenaga kesehatan menyatakan tak masalah jika rencana vaksinasi covid-19 mundur demi pengujian yang lebih akurat.

Luhut Binsar Pandjaitan juga menyebut adanya kemungkinan mundurnya jadwal vaksinasi bukan karena tidak adanya pasokan vaksin.

Melainkan karena dibutuhkannya waktu bagi BPOM untuk bisa mengeluarkan izin penggunaan produk medis.

Sementara, ketua tim riset uji klinis vaksin fakultas kedokteran Universitas Padjajaran, Kusnandi Rusmil menilai, pemerintah tampaknya akan menunggu hasil uji klinis yang saat ini masih dilakukan sebelum melakukan suntik vaksin kepada masyarakat.

Sebagai kelompok prioritas penerima vaksin, tenaga kesehatan menyatakan tak masalah jika rencana vaksinasi covid-19 mundur demi pengujian yang lebih akurat.

Apalagi jika penerima yang diprioritaskan adalah garda terdepan yang dianggap lebih berisiko terhadap penyebaran covid-19.

Terkait rencana vaksinasi covid-19, pemerintah telah manjalin komunikasi dengan 7 dari 10 kandidat vaksin dari sejumlah negara untuk memenuhi tersedianya pasokan.

Pemerintah juga memastikan seluruh vaksin yang akan diberikan ke masyarakat telah lolos uji klinis tahap 3. 
 

Penulis : Dea Davina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:41
17 ANGGOTA TIM POSITIF COVID-19, BENFICA MINTA DEPARTEMEN KESEHATAN TUNDA JADWAL PERTANDINGAN SELAMA DUA PEKAN   ANGGOTA BALEG DPR SODIK MUDJAHID: KPU, BAWASLU, DAN DKPP PERLU PENGUATAN UNTUK DUKUNG PENEGAKAN DEMOKRASI   GABUNGAN PENGUSAHA MAKANAN DAN MINUMAN: PENJUALAN PRODUK MAKANAN & MINUMAN KEMASAN ANJLOK 40 PERSEN DI MASA PSBB   KETUA PMI JUSUF KALLA: PENYEDIAAN AIR BERSIH SALAH SATU PRIORITAS PMI PADA SETIAP KEJADIAN BENCANA   PMI SALURKAN 25.000 LITER AIR BERSIH KE SULAWESI BARAT DAN KALIMANTAN SELATAN SETIAP HARI   LAPAN SEBUT FENOMENA PUSARAN ANGIN YANG TERJADI DI WADUK GAJAH MUNGKUR BUKAN PUTING BELIUNG, MELAINKAN TORNADO   KURANGI KEPADATAN JALAN, PEMKOT TANGERANG AKAN BERLAKUKAN SISTEM "LOOPING" DI SIMPANG TIGA GONDRONG   DINKES SULAWESI SELATAN SIAP BANTU TENAGA LAB DI SULBAR UNTUK IDENTIFIKASI PASIEN COVID-19   PASIEN TERUS BERTAMBAH, RSUD CARUBAN JADIKAN BANGSAL ORANG SAKIT JIWA RUANG ISOLASI PASIEN COVID-19   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA BENARKAN SANKSI DENDA PROGRESIF BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI JAKARTA DIHAPUS   TPU SRENGSENG SAWAH, JAKSEL, HAMPIR PENUH, TERSISA SEKITAR 60 LIANG UNTUK MAKAM JENAZAH PASIEN COVID-19   KETUA PMI JATENG: SEBANYAK 871 PENYINTAS COVID-19 DI JAWA TENGAH DONORKAN PLASMA KONVALESEN   SATGAS COVID-19 SEBUT KETERISIAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT DI PULAU JAWA MENCAPAI LEBIH DARI 70 PERSEN   BANJIR BANDANG PUNCAK, BOGOR, MENKO PMK MINTA PT PTPN RELOKASI PERMUKIMAN KARYAWAN DI WILAYAH RAWAN BENCANA