Kompas TV regional berita daerah

Jogo Tonggo Tumbuhkan Peduli Dikala Pandemi

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:36 WIB

SOLO, KOMPAS.TV - Pandemi Covid-19 memunculkan satu gerakan, yang disebut dengan Jogo Tonggo. Di Solo, Jawa Tengah, gerakan ini tumbuh subur di zona merah corona. Adanya warga yang menjalani karantina membuat satu kampung bergerak membantu dengan beragam cara.

Kesibukan terlihat di wilayah RW IX  Kelurahan Gandekan, Kota Solo, Jawa Tengah. Ibu-ibu memasak nasi, sayur, dan aneka lauk pauk, sementara bapak-bapak membersihkan lingkungan. Sedangkan para remaja yang tergabung dalam karang taruna, menyemprot rumah dan fasilitas umum dengan desinfektan. Inilah aktivitas Jogo Tonggo, yang marak dikala pandemi Covid-19 mendera.

Sejumlah warga menjalani karantina, karena kontak dekat dengan pasien terkonfirmasi positif Sovid-19. Bukan pengucilan atau penyingkiran, mereka justru mendapatkan jaminan dari para tetangga. Rumah mereka aman terjaga, kebutuhan sehari-hari pun terpenuhi. Mereka dipenuhi gizinya tiga kali sehari secara rutin.

Suwanto Ketua RW 9 Gandekan mengatakan, sifatnya ya kita dari warga,oleh warga, untuk warga Jogo Tonggo ini, dan ternyata berhasil dengan baik. Karena nyatanya warga semakin peduli, semakin menjaga kesehatan, ini yang jauh lebih penting.

jogo tonggo dibuat sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. bukan hanya soal kebutuhan, tapi juga pemberdayaan. Tak heran di setiap sudut kampung, ada kebun sayur dan kolam ikan. Hasilnya dinikmati bersama, sebagai bentuk guyub rukun. Solidaritas berbuah kepatuhan, terhadap protokol kesehatan sebagai gaya hidup baru.

Kasmaranti warga RW 9 Gandekan mengatakan, kalo saya pribadi termasuk bentuk gotong royong antar tentangga, yang tugas saling menjaga supaya warga di Banguharjo RW 9 ini tidak tertular Covid-19.

Jogo Tonggo kian menguatkan solidaritas antar warga, serta menumbuhkan kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan. Terlepas dari pandemi, jogo tonggo merupakan pengingat jika manusia adalah mahluk sosial, yang tak bisa hidup tanpa sesamanya. Sudah barang tentu kita harus ingat, saudara terdekat kita adalah tetangga. Mari jaga mereka, dan mereka pun akan menjaga kita.

#JogoTonggo #KotaSolo #Covid-19

 

Penulis : KompasTV Jateng



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:21
PRESIDEN FILIPINA RODRIGO DUTERTE SEBUT METRO MANILA MASIH DIKARANTINA HINGGA AKHIR 2020   AMAZON WEB SERVICE BERENCANA MEMBANGUN DATA "CENTER" DI INDONESIA PADA 2021   AMAZON WEB SERVICE SEBUT INDONESIA BERPOTENSI JADI PASAR LAYANAN "CLOUD" BERSKALA BESAR   KENA OTT KPK, KEKAYAAN BUPATI BANGGAI LAUT, SULAWESI TENGAH, WENNY BUKAMO, MENCAPAI RP 5,43 M   OTT BUPATI BANGGAI LAUT WENNY BUKAMO, KPK JUGA TANGKAP PIHAK SWASTA   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS ANCAM PIDANA PIHAK YANG HALANGI PROSES HUKUM RIZIEQ SHIHAB   SATGAS COVID-19 KOTA BOGOR BELUM TERIMA HASIL TES USAP KORONA RIZIEQ SHIHAB   PGRI MENILAI HARUS ADA SANKSI BAGI GURU DAN PEGAWAI MAN 22 PALMERAH YANG BERWISATA KE YOGYAKARTA DI TENGAH PANDEMI   POLDA METRO JAYA USUT PEMBUAT VIDEO AJAKAN JIHAD DALAM AZAN YANG VIRAL DI MEDIA SOSIAL   PENYIDIK POLDA METRO JAYA AKAN JADWALKAN KEMBALI PEMANGGILAN TERHADAP TERSANGKA KASUS DUGAAN MAKAR, EGGI SUDJANA   FITRA MENILAI ANGGOTA DPRD DKI JAKARTA TAK BEREMPATI ATAS USULAN KENAIKAN GAJI DI TENGAH PANDEMI   SATGAS COVID-19 PAPUA SEBUT PEMERINTAH PUSAT KELIRU SAMPAIKAN DATA KORONA DI PAPUA KARENA MASALAH SISTEM   SATGAS COVID-19 AJAK MASYARAKAT BEKERJA SAMA KENDALIKAN ANGKA PENULARAN KORONA   SATGAS COVID-19 SEBUT MASYARAKAT KIAN ABAI TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN