Kompas TV bisnis bumn

Tangan Dingin Erick Thohir Bentuk Bank Syariah Raksasa

Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:09 WIB
tangan-dingin-erick-thohir-bentuk-bank-syariah-raksasa
Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional atau KPCPEN, Erick Thohir. (Sumber: Biro Pers Sekretariat)

JAKARTA, KOMPASTV. Tangan dingin Erick Thohir sebagai Menteri BUMN mereformasi struktur aset perusahaan milik negara, kembali beraksi. Kali ini BUMN yang disasar adalah bank syariah. Di bawah rezim Erick Thohir, tiga bank BUMN  yaitu Bank Mandiri (Kode saham: BMRI, Kompas100), Bank Negara Indonesia (BBNI, Kompas100) dan Bank BRI Syariah (BRIS), akan meyepakati conditional merger agreement alias perjanjian penggabungan aset.

Sederhananya, semua aset bank syariah milik negara akan dilebur menjadi satu, dan melahirkan bank syariah raksasa. Total tiga aset bank syariah BUMN di luar Bank Tabungan Negara Syariah (BTN) sampai semester pertama 2020 adalah Rp 214,78 triliun.

Aset paling besar milik Bank Syariah Mandiri (BSM-anak usaha Bank Mandiri) yaitu Rp 114,4 triliun, disusul BNI Syariah Rp 50,78 triliun dan BRI Syariah Rp 49,6 triliun rupiah. Dari ketiga bank ini, yang sebagian sahamnya dijual ke publik alias tercatat di Bursa Efek Indonesia adalah Bank BRI Syariah (BRIS).

Rencanannya, Bank Syariah Mandiri akan akan menjadi pemegang saham pengendali dengan komposisi kepemilikan sampai 50%.

Membangunkan Raksasa Tertidur

Jika semua proses berjalan lancer dan selesai di Februari 2021, bank syariah raksasa ini akan berganti nama menjadi Bank Amanah (dikutip dari Kontan). Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Indonesia harus bisa menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah di dunia.

Baca Juga: Bank Syariah Milik BUMN Bakal Merger di Tahun 2021, Ini Penjelasannya

Penulis : Dyah Megasari


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Agama

Cuaca Buruk Nelayan Paceklik Ikan

Jumat, 22 Januari 2021 | 10:37 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
10:53
PVMBG: STATUS GUNUNG RAUNG DI JAWA TIMUR NAIK MENJADI WASPADA (LEVEL II)   PEMPROV DKI BUKA LAHAN BARU PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN KORONA DI TPU BAMBU APUS, JAKTIM   PEMKAB TEMANGGUNG, JATENG, SIAPKAN 125.000 BIBIT POHON UNTUK HIJAUKAN LAHAN KRITIS   STRIKER MANCHESTER CITY SERGIO AGUERO POSITIF TERINFEKSI KORONA   SINGAPURA DAN SPANYOL JADI TUAN RUMAH TURNAMEN TENIS INTERNASIONAL ATP 250   SEBANYAK 32 ORANG MENINGGAL AKIBAT BOM BUNUH DIRI DI PASAR TAYARAN SQUARE, BAGHDAD, IRAK   PRESIDEN AS JOE BIDEN BAKAL UPAYAKAN PERPANJANGAN PERJANJIAN PENGURANGAN SENJATA NUKLIR ANTARA AS-RUSIA   WHO: JANGAN PANIK, SEMUA ORANG AKAN KEBAGIAN VAKSIN KORONA   SOAL CALON VAKSIN KORONA, WHO: ADA 64 MEREK YANG SEDANG DIUJI KE MANUSIA, 22 DI ANTARANYA DALAM UJI MASSAL TAHAP AKHIR   MODERNA TENGAH MENGKAJI KEMUNGKINAN ADANYA REAKSI PADA VAKSIN KORONA BUATANNYA   RUANG ISOLASI PASIEN KORONA DI RS HAMPIR PENUH, PEMKOT KUPANG, NTT, SIAPKAN PUSKESMAS OELETA SEBAGAI TEMPAT ISOLASI   BMKG: 1-21 JANUARI 2021, HAMPIR SETIAP HARI TERJADI GEMPA DI INDONESIA DENGAN 54 GEMPA   MK MEREGISTRASI 132 PERKARA SENGKETA HASIL PILKADA 2020 DARI TOTAL SEBANYAK 136 PERMOHONAN YANG DITERIMA   MK: PALING LAMA 24 MARET 2021 SEMUA SENGKETA PILKADA 2020 HARUS SUDAH DIPUTUS