Kompas TV klik360 internasional

Armenia dan Azerbaijan Sepakat Untuk Melakukan Gencatan Senjata

Minggu, 11 Oktober 2020 | 16:39 WIB

NAGORNO-KARABAKH, KOMPAS.TV - Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengaku telah melakukan serangan udara terhadap peralatan dan kendaraan militer Armenia yang melanggar gencatan senjata di wilayah Nagorno-Karabakh. 

Baca Juga: Belum Lama Armenia dan Azerbaijan Gencatan Senjata, Penembakan Kembali Terjadi di Nagorno-Karabakh

Rekaman video yang dirilis oleh Departemen Pertahanan Azerbaijan menunjukkan serangan terhadap pasukan Armenia yang diduga di wilayah sengketa.

Sebelumnya, militer Armenia menuduh Azerbaijan melakukan penembakan di daerah dekat kota Kapan di tenggara Armenia, yang menewaskan 1 warga sipil.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan kemudian menolak tuduhan itu. 

Klaim itu muncul setelah kedua negara menyetujui gencatan senjata yang ditengahi Rusia di Nagorno-Karabakh, Sabtu (10/10/20) waktu setempat.

Gencatan senjata dilakukan setelah pertempuran sengit berlangsung selama 2 minggu, di wilayah sengketa itu.

Kesepakatan gencatan senjata dicapai dalam pertemuan pertama antar 2 negara yang berlangsung selama 10 jam, di Moskwa. Pertemuan diplomatik itu dimediasi oleh menteri luar negeri Rusia.

Gencatan senjata itu dimaksudkan untuk menukar tahanan dan jenazah yang tewas dalam konflik Nagorno-Karabakh.

Selain gencatan senjata, Armenia dan Azerbaijan juga sepakat untuk memulai pembahasan penyelesaian konflik. 

Pertempuran di Nagorno-Karabakh meletus sejak 27 September 2020 lalu dan menyebabkan ratusan orang tewas.
 

Penulis : Aryo bimo


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Agama

Cuaca Buruk Nelayan Paceklik Ikan

Jumat, 22 Januari 2021 | 10:37 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
10:47
PVMBG: STATUS GUNUNG RAUNG DI JAWA TIMUR NAIK MENJADI WASPADA (LEVEL II)   PEMPROV DKI BUKA LAHAN BARU PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN KORONA DI TPU BAMBU APUS, JAKTIM   PEMKAB TEMANGGUNG, JATENG, SIAPKAN 125.000 BIBIT POHON UNTUK HIJAUKAN LAHAN KRITIS   STRIKER MANCHESTER CITY SERGIO AGUERO POSITIF TERINFEKSI KORONA   SINGAPURA DAN SPANYOL JADI TUAN RUMAH TURNAMEN TENIS INTERNASIONAL ATP 250   SEBANYAK 32 ORANG MENINGGAL AKIBAT BOM BUNUH DIRI DI PASAR TAYARAN SQUARE, BAGHDAD, IRAK   PRESIDEN AS JOE BIDEN BAKAL UPAYAKAN PERPANJANGAN PERJANJIAN PENGURANGAN SENJATA NUKLIR ANTARA AS-RUSIA   WHO: JANGAN PANIK, SEMUA ORANG AKAN KEBAGIAN VAKSIN KORONA   SOAL CALON VAKSIN KORONA, WHO: ADA 64 MEREK YANG SEDANG DIUJI KE MANUSIA, 22 DI ANTARANYA DALAM UJI MASSAL TAHAP AKHIR   MODERNA TENGAH MENGKAJI KEMUNGKINAN ADANYA REAKSI PADA VAKSIN KORONA BUATANNYA   RUANG ISOLASI PASIEN KORONA DI RS HAMPIR PENUH, PEMKOT KUPANG, NTT, SIAPKAN PUSKESMAS OELETA SEBAGAI TEMPAT ISOLASI   BMKG: 1-21 JANUARI 2021, HAMPIR SETIAP HARI TERJADI GEMPA DI INDONESIA DENGAN 54 GEMPA   MK MEREGISTRASI 132 PERKARA SENGKETA HASIL PILKADA 2020 DARI TOTAL SEBANYAK 136 PERMOHONAN YANG DITERIMA   MK: PALING LAMA 24 MARET 2021 SEMUA SENGKETA PILKADA 2020 HARUS SUDAH DIPUTUS