Kompas TV regional berita daerah

Tim BPCB Temukan Benda Bersejarah di Situs Gedog yang Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit

Jumat, 9 Oktober 2020 | 10:55 WIB

BLITAR, KOMPAS.TV - Puluhan benda bersejarah ditemukan saat proses penggalian Candi Gedog di Kota Blitar Jawa Timur. Dari relief yang terdapat di sejumlah benda tersebut diduga situs gedog merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit.

Penggalian atau ekskavasi di Candi Gedog di Kecamatan Sananwetan Kota Blitar dilakukan oleh Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya atau BPCB Jawa Timur.

Baca Juga: Bangunan Kuno Terpendam di Bawah Sawah Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit

Tim ahli menggali satu persatu sisi yang diduga jadi bagian candi gedog. Meski masih dilakukan penggalian sedalam 1 setengah  meter, namun sejumlah benda bersejarah telah ditemukan, ada batu bata berukuran besar hingga relief bebatuan.

Ketua Tim Ekskavasi BPCB Jatim, Nugroho Harjo Lukito mengatakan bahwa dari hasil penelitian sementara, relief bebatuan tersebut diduga kuat merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit.

Meski kondisinya sudah tidak utuh, namun ukiran yang menjadi ciri khas Kerajaan Majapahit masih terlihat jelas.

Baca Juga: Penemuan Arca dan Yoni Diduga Peninggalan Kerajaan Kediri

Temuan ini memperkuat temuan raffles pada abad ke 19 yang menyebutkan Candi Gedog memiliki relief ukiran yang indah. Selain candi, tim BPCB juga memperkirakan ada sebuah patirtaan atau tempat mandi Dewa Dewi.

Pjs. Wali Kota Blitar, Jumadi berharap proses ekskavasi bisa mengungkap sejarah tentang Candi Gedog agar kedepannya bisa menjadi objek wisata edukasi. Ia juga berharap proses ekskavasi tidak merusak Candi Gedog.

Rencananya ekskavasi ini akan dilakukan selama 8 hari, nantinya seluruh temuan akan dikumpulkan terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan.

 

#CandiGedog #KerajaanMajapahit #KotaBlitar #BendaBersejarah

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19