Kompas TV klik360 cerita indonesia

Indef Menilai, UU Cipta Kerja Justru Tak Ciptakan Iklim Investasi

Selasa, 6 Oktober 2020 | 18:43 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Ekonom Indef, Bhima Yudistira menilai, Undang-Undang Omnibus Law justru tidak mendatangkan iklim investasi di Indonesia.

Menurut Bhima, para investor akan tertarik untuk berinvestasi ke negara-negara yang sudah punya aturan jelas terkait perlindungan hak tenaga kerja dan perlindungan lingkungan hidup.

“Mereka akan melihat bagaimana negara tersebut memiliki regulasi yang baik terkait dengan perlindungan lingkungan hidup dan perlindungan tenaga kerja”, ungkap Bhima.

Baca Juga: Pemerintah Siap Hadapi Uji Materi UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi

Ia menambahkan, para investor ingin meninjau terlebih dahulu peraturan ini, apakah undang-undang tersebut akan menguntungkan mereka, atau justru merugikan. 

Menurut Bhima, banyak hak-hak mereka yang dikurangi atau bahkan dihilangkan, sehingga hal tersebut dapat berpotensi merugikan lingkungan dan pekerja dalam jangka panjang. 

Sedikit banyaknya, hal ini akan memengaruhi niat investor untuk berinvestasi. 

"Para investor akan melihat dari Omnibus Law cipta kerja ini, selain mengundang polemik,mengundang mogok kerja dari pada pekerja, investor akan mencermati berapa banyak peraturan pemerintah / menteri / daerah yang akan diubah, ini artinya akan menimbulkan ketidakpastian hukum”, ungkapnya. 

“(Omnibus Law) menimbulkan persepsi negatif dari pada investor, dan akan terjadi penundaan juga bagi keputusan investasi. Karena para investor akan melihat dari Omnibus Law cipta kerja ini, selain mengundang polemik, mengundang mogok kerja dari pada pekerja”, tambahnya.

Editor : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:32
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 42.522.402 POSITIF, 28.691.126 SEMBUH, 1.148.490 MENINGGAL DUNIA   KEMENDAG DORONG EKSPOR PRODUK HALAL KE NEGARA YANG TAK TERGABUNG DALAM ORGANISASI KERJA SAMA ISLAM (OKI)   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PERKEMBANGAN INDUSTRI HALAL HARUS SEIRING DENGAN KEBIJAKAN PRO-UMKM   POLISI TETAPKAN 11 TERSANGKA PERUSAK KANTOR DPD NASDEM MAKASSAR SAAT DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO SEBUT ADA KEPALA DAERAH SENGAJA TIDAK TES KORONA AGAR TETAP DI ZONA HIJAU   DISHUB JATENG: POSKO PANTAU AKAN DIDIRIKAN DI EXIT TOL BREBES, GERBANG TOL KALIKANGKUNG, DAN SIMPANG BAWEN-AMBARAWA   ANTISIPASI LONJAKAN PENDATANG SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, DISHUB JATENG BUAT 3 POSKO PANTAU   PANTAU WARGA JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN, BUPATI SUMEDANG PASANG CCTV PEMANTAU DI 5 TITIK KERAMAIAN   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT TRANSAKSI DIGITAL MENINGKAT HINGGA 64% SELAMA PSBB   SELAMA PANDEMI, GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN SEBUT 1 JUTA ORANG DI JAKARTA BEKERJA DARI RUMAH   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, BUPATI LEBAK TUTUP SELURUH LOKASI WISATA SAAT LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER   JELANG LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER, PEJABAT SEMENTARA GUBERNUR JAMBI MINTA POS JAGA PERBATASAN DIAKTIFKAN   PANDEMI KORONA, MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN PENANGANAN KESEHATAN DAN EKONOMI HARUS BERSAMAAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD INGATKAN DOKTER SELALU MENGEDEPANKAN INDEPENDENSI DALAM BERTUGAS