Kompas TV regional berita daerah

Bos MeMiles Divonis Bebas oleh Pengadilan Surabaya, Bagaimana Kelanjutan Kasusnya?

Kamis, 1 Oktober 2020 | 14:48 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya telah memvonis bebas bos MeMiles, Kamal Tarachand Mirchandani, setelah seluruh dakwaan dinilai tidak terbukti.

MeMiles merupakan sebuah aplikasi investasi penyedia jasa iklan. Di awal pengungkapan kasus ini, polisi menyebut pengelola MeMiles telah menyedot dana anggota hingga Rp 750 miliar.

Tim penasihat hukum bos MeMiles langsung menggelar pertemuan untuk berkomunikasi dengan para member MeMiles.

Pihak MeMiles menyebut menerima hasil putusan bebas dan menunggu salinan lengkap putusan untuk menentukan langkah lanjutan yang diperintahkan pengadilan.

Sebelumnya, kasus investasi MeMiles mulai mencuat pada Januari 2020 lalu. Sejumlah barang bukti seperti uang tunai ratusan miliar rupiah dan puluhan kendaraan roda empat diamankan oleh Polda Jawa Timur.

Sejumlah publik figur seperti penyanyi Eka Deli, Pinkan Mambo, desainer Adjie Notonegoro, hingga pengusaha Ari Sigit sempat diperiksa menjadi saksi kasus ini.

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

Penulis : Christandi Dimas


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:42
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MEMPERINGATKAN MASALAH DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 BISA JADI KRISIS MORAL DUNIA   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR