Kompas TV klik360 cerita indonesia

Kapolri: Kalo Boleh Saya Tempeleng Pilot Heli di Kendari

Kamis, 1 Oktober 2020 | 13:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kapolri Jenderal Idham Azis menjawab sejumlah pertanyaan dari anggota Komisi III DPR RI dalam rapat bersama Komisi III DPR secara virtual pada Rabu, 30 September 2020.

Dari sejumlah pertanyaan yang diberikan ada pertanyaan yang menyangkut aksi pilot helikopter di Sulawesi Tenggara yang membubarkan massa aksi dalam demo dengan terbang rendah.

Kapolri Jenderal Idham Azis mengaku sudah menindak pilot helikopter tersebut.

"Itu pilotnya itu udah saya tindak itu, dan sudah diperiksa sama Propam itu. Itu ngarang-ngarang aja itu, tidak ada SOP-nya di udara itu, yang di Kendari itu," kata Idham Azis dalam rapat bersama Komisi III DPR, Rabu (30/9/2020).

Kapolri sempat geram. Ia bahkan mengatakan jika boleh dirinya menempeleng pilot tersebut.

"Udah saya tindak, itu pilotnya ngarang-ngarang itu. Cuma sekarang nggak boleh main tempeleng-tempeleng, jadi diperiksa Propam saja. Kalau masih boleh, saya tempeleng itu," tegasnya.

Sebelumnya massa mahasiswa dari berbagai universitas berunjuk rasa di Mapolda Sultra, Kendari pada Sabtu, 26 September 2020. Mereka berunjuk rasa dalam rangka setahun tewas rekan-rekannya dari Universitas Halu Uleo yang tewas tertembak polisi saat unjuk rasa di DPRD Sultra pada 26 September 2019.

Untuk membubarkan massa, pilot membuat helikopter Polda Sultra pun terbang rendah di atas massa.  

Editor : Sadryna Evanalia



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:19
MENTERI PPPA DORONG PEREMPUAN TERLIBAT DAN KAWAL PROSES PILKADA SERENTAK 2020   PEMPROV BANTEN PERPANJANG PSBB DI TANGERANG SELATAN SELAMA SATU BULAN   KEMENDESA PDTT TARGETKAN PENDIRIAN 5.300 LEMBAGA KEUANGAN DESA HINGGA 2022   MENKES: TINGKAT KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 DI INDONESIA MELAMPAUI PERSENTASE KESEMBUHAN SECARA GLOBAL   SATGAS PEN: BANTUAN SUBSIDI UPAH PEKERJA YANG BERPENGHASILAN DI BAWAH RP 5 JUTA GELOMBANG DUA CAIR NOVEMBER-DESEMBER   CEGAH BANJIR, KAMPUNG SEPATAN, JAKARTA UTARA, BUAT KOLAM RETENSI SEPANJANG 400 METER DAN KEDALAMAN 6 METER   POLISI PERIKSA PENGEMBANG MELATI RESIDENCE TERKAIT KASUS TURAP LONGSOR DI CIGANJUR   JAKSA PENUNTUT UMUM MINTA MAJELIS HAKIM PENGADILAN TIPIKOR JAKARTA TOLAK EKSEPSI JAKSA PINANGKI   KETUA SATGAS PEN SEBUT SERAPAN ANGGARAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL BELUM CAPAI 50 PERSEN   PT BIO FARMA BANTAH HARGA VAKSIN COVID-19 SINOVAC UNTUK INDONESIA LEBIH MAHAL DARI BRASIL   KETUA TGPF BENNY MAMOTO UNGKAP HINGGA KINI BELUM ADA SAKSI MATA DALAM KASUS PENEMBAKAN PENDETA YEREMIA   BAWASLU KALIMANTAN BARAT TEMUKAN 12 PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN DI PILKADA 2020   KETUA DPR PUAN MAHARANI: PILKADA PENTING DIGELAR DEMI PASTIKAN PENANGANAN COVID-19 DI DAERAH TERLAKSANA DENGAN BAIK   MENPAREKRAF WISHNUTAMA KUSUBANDIO: PROTOKOL KESEHATAN KUNCI BANGKITNYA PARIWISATA