Kompas TV nasional sapa indonesia

Soal Kondisi Kejiwaan Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber, Polisi: Butuh 14 Hari untuk Observasi

Selasa, 15 September 2020 | 22:02 WIB

KOMPAS.TV - Pemeriksaan tersangka kasus penusukan Ulama Syekh Ali Jaber di Lampung.

Korban, Syekh Ali Jaber mengungkap sikapnya pasca kasus yang menimpanya, di tengah kunjungan pihak pemerintah.

Polisi masih memeriksa intensif, Alfin Andrian, tersangka penusukan Syekh Ali Jaber di Kota Bandar Lampung, Minggu sore lalu .

Sementara di Jakarta, Syekh Ali Jaber, hari ini menerima kunjungan kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko.

Sementara Senin malam, Syekh menerima kunjungan Menko Polhukam Mahfud MD, di kediamannya.

Syekh Ali Jaber menyebut, luka tusukan di bahu kanannya sudah membaik, dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak kepolisian.

Syekh Ali Jaber , juga meminta seluruh masyarakat tenang dan tidak mudah terhasut.

Alfin Andrian , tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, hari ini diperiksa intensif penyidik Mapolresta Bandar Lampung, bersama tim dokter dan psikiater.

Orang tua tersangka , saat dimintai keterangan , membenarkan dugaan kelainan jiwa , yang dialami putranya.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad menyebut , penyidik terus mendalami semua informasi terkait tersangka, termasuk kemungkinan adanya jaringan lain dibelakangnya .

14 September kemarin , Menko Polhukam, Mahfud MD meminta penyidik terus mendalami semua aspek terkait pelaku.

Mahfud menegaskan , pemerintah tak buru-buru menerima kesimpulan gangguan kejiwaan tersangka.

Kasus penusukan Syekh Ali Jaber, terjadi saat sedang menghadiri pengajian wisuda Tahfids Al-Quran di Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung , Minggu sore lalu.

Warga di lokasi , bergerak cepat menangkap pelaku , dan menyerahkannya ke polisi.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:52
KASAD DUKUNG PENUH PROGRAM KETAHANAN PANGAN MENTERI PERTANIAN SYAHRUL YASIN LIMPO   SEBANYAK 5 WARGA SIPIL TEWAS AKIBAT SEBUAH SERANGAN ROKET DI DEKAT BANDARA BAGHDAD, IRAK   AZERBAIJAN DAN ARMENIA SALING TUDING MENGERAHKAN ARTILERI BERAT DALAM PERTEMPURAN DI WILAYAH NAGORNY KARABAKH   PBB SEBUT ISRAEL TELAH HANCURKAN LEBIH DARI 500 BANGUNAN PALESTINA DI TEPI BARAT DAN JALUR GAZA PADA TAHUN INI    SEBANYAK 125 PRAJURIT TNI AD JALANI LATIHAN BERSAMA DI AS UNTUK TINGKATKAN HUBUNGAN MILITER DENGAN US ARMY   BADAN NASIONAL PENGELOLAAN PERBATASAN: ADA 29 TITIK LINTAS BATAS TAK RESMI RI-MALAYSIA DI KALIMANTAN BARAT   WALI KOTA TEGAL TERBITKAN SURAT EDARAN UNTUK MENUTUP SEMENTARA TEMPAT WISATA HINGGA KARAOKE SELAMA OKTOBER 2020   WHO BERENCANA LUNCURKAN 120 JUTA TES CEPAT KORONA KE NEGARA MISKIN    KETUA DPR PUAN MAHARANI: JIKA HARGA TES USAP TURUN, MASYARAKAT BISA TERDORONG MELAKUKAN TES MANDIRI   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PEMERINTAH TURUNKAN HARGA TES USAP SEBAGAI LANGKAH PENANGANAN PENYEBARAN COVID-19    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.540 ORANG: 1.113 SEMBUH, 122 MENINGGAL DUNIA, 305 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 497 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 3.276.402 SPESIMEN HINGGA 29 SEPTEMBER 2020   HINGGA 29 SEPTEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 132.496 ORANG