Kompas TV regional berita daerah

Akibat Musim Kemarau, Kera Hutan di Blora Berkeliaran di Jalan

Senin, 10 Agustus 2020 | 13:16 WIB

BLORA, KOMPAS.TV - Diduga akibat musim kemarau, puluhan kera hutan di Kawasan Objek Wisata Hutan Goa Terawang, Blora, berkeliaran di jalan raya. Puluhan kera hutan ini mencari makan di pinggir pinggir jalan. Hal ini menjadi pemandangan yang langka, karena puluhan kera hutan berkeliaran dan bergelantungan di kabel listrik dan pohon.

Sejumlah kera hutan di hutan Perhutani KPH Blora yang juga menjadi Kawasan Obyek Wisata Goa Terawang, berkeliaran di jalan raya. Beruntung, Jalan Raya Kunduran Todanan kondisinya sepi, sehingga tidak membahayakan bagi kera hutan untuk mencari makan.

Keberadaan puluhan kera hutan tersebut diduga akibat musim kemarau yang mulai melanda, sehingga puluhan kera kesulitan mendapatkan makanan di hutan. Namun disisi lain fenomena adanya puluhan hutan yang berkeliaran di jalan raya di sekitar Obyek Wisata Goa Terawang, menjadi hiburan tersendiri bagi para pengguna jalan yang kebetulan melintas

Para pengguna jalan dan warga sekitar tampak menikmati pemandangan langka adanya puluhan kera hutan yang berkeliaran. Warga yang melitas tidak khawatir, dengan keberadaan kera hutan karena kera hutan Goa Terawang terkenal dengan kera yang jinak dan tidak pernah menyerang manusia.

#GoaTerawang #KeraHutan #Blora

Penulis : KompasTV Jateng


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:42
PERTAMINA PASTIKAN STOK BBM DAN ELPIJI DI MAMUJU DAN MAJENE AMAN, MASYARAKAT DIHARAP TETAP TENANG   BNPB: GUNUNG SEMERU KEMBALI KELUARKAN AWAN PANAS GUGURAN SEJAUH 4,5 KILOMETER   TIONGKOK BANGUN RUMAH SAKIT DENGAN KAPASITAS 1.500 KAMAR UNTUK PASIEN COVID-19 DALAM WAKTU HANYA LIMA HARI   PT PLN (PERSERO) PULIHKAN 552 DARI 872 GARDU LISTRIK TERDAMPAK GEMPA DI SULBAR   BNPB MENYATAKAN AKAN MENGGELAR TES CEPAT ANTIGEN DI TEMPAT PENGUNGSIAN   BMKG PASANG SEISMOMETER, ALAT UNTUK MENGUKUR PERGERAKAN TANAH, DI LOKASI PERGESERAN TANAH DI ACEH BESAR   TIONGKOK SUMBANGKAN 1 JUTA DOSIS VAKSIN KORONA BUATAN SINOVAC KE KAMBOJA   TIM SAR TEMUKAN 8 KORBAN RERUNTUHAN DI RS MANAKARRA DI KABUPATEN MAMUJU, SULBAR, 4 DI ANTARANYA MENINGGAL DUNIA    KOMANDAN LANTAMAL VI MENGATAKAN KRI TONGKOL 813 ANGKUT BANTUAN LOGISTIK UNTUK KORBAN GEMPA SULBAR   PERTAMINA PASTIKAN KEBUTUHAN BBM DAN ELPIJI AMAN PASCA-BANJIR BANDANG DI KALIMANTAN SELATAN    BMKG SEBUT GEMPA BERMAGNITUDO 5,4 BERPUSAT DI PESISIR BARAT LAMPUNG TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI    PEMPROV DKI MENCATAT ADA 3.536 KASUS BARU COVID-19 DI JAKARTA PADA SABTU, 16 JANUARI 2021    SABTU SORE, BASARNAS TERIMA 17 KANTONG JENAZAH KORBAN KECELAKAAN SRIWIJAYA AIR SJ182   KETUA IDI MENILAI MENKES BUDI GUNADI SADIKIN BELUM MAKSIMAL TEKAN PENULARAN COVID-19