> >

Kata Pengamat Politik soal Makna Rencana Pertemuan Jusuf Kalla dan Megawati

Vod | 2 Maret 2024, 20:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Politisi senior dan mantan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla angkat bicara terkait isu Presiden Joko Widodo akan bergabung ke Partai Golkar hingga menjadi ketua umum selanjutnya.

Menurut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 itu, siapa saja bisa bergabung tapi untuk menjadi pengurus atau ketua umum ada tahapan yang harus dilalui.

Saat membuka Muktamar Dewan Masjid Indonesia di Jakarta semalam, Jusuf Kalla mengomentari isu bergabungnya Presiden Joko Widodo ke Partai Golkar, bahkan untuk menjadi ketua umum selanjutnya.

Menanggapi isu tersebut, JK menuturkan semua orang bisa bergabung menjadi kader Golkar.

Namun untuk menjadi pengurus apalagi ketua umum, ada aturan dan tahapan yang harus dilalui termasuk bila Presiden Jokowi bergabung.

Sebelumnya, Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto dan Presiden Joko Widodo menanggapi isu Jokowi masuk Golkar.

Airlangga bilang, sebagai tokoh nasional Jokowi milik semua partai politik.

Sementara, Presiden Jokowi angkat bicara sambil berkelakar bahwa tiap hari dirinya masuk Istana.

Yang juga jadi sorotan, soal rencana pertemuan Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla dengan Ketua Umum PDIP yang juga Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Meskipun belum membahas terperinci waktu pasti pertemuannya, Jusuf Kalla bilang rencana pertemuannya dengan Mega akan membahas kemajuan bangsa dan mencapai cita-cita negara demokratis.

JK juga membantah pertemuannya akan membahas hak angket.

Jusuf Kalla pun menegaskan, dalam pertemuan itu dirinya tak mewakili golkar tetapi sebagai pribadi.

Baca Juga: Jusuf Kalla Komentari Isu Jokowi Bakal Gabung ke Golkar dan Jadi Ketua Umum Berikutnya

#jusufkalla #megawati #jokowi

Penulis : Aisha-Amalia-Putri

Sumber : Kompas TV


TERBARU