> >

Alasan Mahfud MD Setuju Pemilu Brutal, dan Tolak RUU MK Dilanjutkan

Vod | 2 Februari 2024, 13:30 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Mahfud MD setuju soal Pemilu 2024 paling brutal. 

“(Pemilu paling brutal?) Iya kalau dibandingkan dengan reformasi. Tahun 99 bagus, 2004 bagus, 2009 ok. Tahun 2009 saya hakim Mknya. Pak SBY saat itu presidennya, dengan saya sama sekali gak pernah bicara terkait perkara,” kata Mahfud di Rosi, Kamis (1/2/2024). 

Lebih lanjut ada 3 hal yang sempat disampaikan Mahfud kepada Presiden Jokowi saat bertemu untuk mengumumkan pengunduran dirinya. 
Mahfud sampaikan terkait HAM, BLBI, dan RUU MK. 

“RUU MK saya tolak dilanjutkan pembahasannya. Pertama RUU gak masuk prolegnas, dan tiba-tiba muncul dan sudah dalam usul jadi. Kalau pasal ini jadi orang seperti ini ini, bisa kick off orang. Saya (tekankan) orang peraturan peralihan usia presiden,” 

Mahfud mencontohkan hakim MK lebih dari 1 kali, umurnya belum 65 tahun misalnya dikembalikan ke lembaga pengusulnya untuk diusulkan kembali. 

“Pasal ini bisa singkirkan orang. 3 orang bisa langsung disikat. Pasal di RUU MK berpotensi Singkirkan Hakim MK. Saya lapor Presiden, ini undang-undang mau nyingkirkan orang,” kata Mahfud. 

Video Editor: Agung
#mahfudmd #pemilu2024 #ruumk

 

 

Penulis : Yuilyana

Sumber : Kompas TV


TERBARU