> >

Keluarga Temukan Luka Memar Ditubuh Bripka AS yang Diduga Bunuh Diri Karena Kasus Penggelapan Pajak

Vod | 24 Maret 2023, 16:36 WIB

MEDAN, KOMPAS.TV - Seorang polisi di Polres Samosir, Sumatera Utara, ditemukan meninggal.

Ia diduga bunuh diri dengan meminum cairan sianida.

Almarhum sebelumnya tengah diperiksa atas dugaan penggelapan pajak di Samsat senilai Rp2,5 Miliar.

Namun pihak keluarga ragu almarhum meninggal bunuh diri, karena ditemukan luka memar.

Kapolres samosir menjelaskan, bahwa dari telepon seluler Bripka AS didapati ada komunikasi dengan seorang terduga pelaku berinisial AC mengenai cara menipu wajib pajak.

Selain tindak pidana penipuan dan pemalsuan dokumen, polisi akan menerapkan tindak pidana pencucian uang, terkait aliran uang dengan mencari aset dari pelaku nantinya, yang dikaji bersama PPATK.

Meski demikian keluarga ragu, bripka AS meninggal karena bunuh diri, karena ditemukan luka memar di tubuhnya.

Menurut kuasa hukum keluarga Bripka AS, almarhum justru bercerita kepada istrinya bahwa dirinya akan membongkar praktik penggelapan pajak di Samsat Samosir.

Selain itu Istri Bripka AS juga  mengaku mendapat intimidasi dari Kapolres Samosir dalam kasus kematian suaminya.

Keraguan keluarga semakin menjadi ketika jenazah Bripka AS tiba di rumah orangtuanya di Silou Kahean, Simalungun Sumatera Utara.

Keluarga melihat jenazah Bripka AS menghitam di bagian wajah, kaki, dan tangan.

Selain itu ada luka memar di bagian belakang kepala, seperti diserang benda tumpul.

Bripka AS dimakamkan tidak secara kemiliteran di dekat rumah orang tuanya, namun hanya secara sederhana. 

Penulis : kharismaningtyas

Sumber : Kompas TV


TERBARU