> >

Mengenal 10 Pantangan Imlek yang Wajib Dihindari | SINAU

Sinau | 21 Januari 2023, 21:38 WIB

KOMPAS.TV-Ada banyak tradisi unik saat Imlek yang dipercaya oleh masyarakat Tionghoa. Termasuk pantangan yang sudah turun temurun tidak dilakukan sejak zaman nenek moyang.

Konon bila pantangan dilanggar akan mendatangkan malapetaka.

Pantangan saat Imlek:

1.Dilarang Menagih Utang

Menuntut pembayaran saat Imlek diyakini dapat membawa sial bagi kedua belah pihak.

Maka, ativitas utang piutang baiknya tidak dilakukan selama Imlek.

2.Dilarang Menggunakan Gunting dan Pisau

Menggunakan benda tajam dianggap memotong kesuksesan dan kekayaan.

3.Tidak Boleh Keramas

Ini karena dalam bahasan Mandarin rambut diucapkan serupa dengan kata ‘’Fa’’ artinya ‘’menjadi kaya’’.

Nah, mencuci rambut saat Imlek ini dianggap membersihkan keberuntungan.

4.Dilarang Pakai Baju Hitam dan Putih

Hal tersebut dilarang karena warna itu diasosiasikan sebagai kabar duka atau kegiatan melayat.

5.Dilarang Potong Rambut

Potong rambut saat Imlek dianggap akan membawa sial dalam kehidupan.

6.Jangan Mengunjungi Keluarga Istri

Jika hal itu dilakukan berarti ada masalah dalam pernikahan yang bisa mendatangkan kesialan bagi keluarga.Maka suami istri akan mengunjungi keluarga istri pada hari ke-2.

7.Dilarang Minum Obat

Ini dilakukan dengan harapan terhindar dari penyakit sepanjang tahun. Namun jika memiliki penyakit, kesehatan tetap diutamakan.

8.Dilarang Memberi Hadiah untuk Orang Tidur

Tunggu sampai dia bangun, dengan harapan dia tidak terbaring di kasur sepanjang tahun.

Hindari membangunkan orang tidur, supaya dia mereka tidak diperintah terus sepanjang tahun.

9.Tidak Boleh Menyapu & Buang Sampah

Menyapu saat Imlek diasosiasikan menyapu keberuntungan dan kemakmuran.

Apabila harus membersihkan rumah, dimulai dari tepi luar ke dalam, dan buang semua sampah setelah hari ke-5.

10.Makan Bubur

Zaman dulu bubur adalah makanan orang miskin, maka Imlek tidak akan dimulai dengan cara yang ‘’miskin’’. 

Baca Juga: Cara Orang Vietnam Sambut Imlek: Menyantap Ayam Berkaki Naga | SINAU

 

Penulis : Sunbhio-Pratama

Sumber : Diolah dari berbagai sumber


TERBARU