> >

Dua Ahli Forensik Miliki Keterangan Berbeda soal Autopsi Jenazah Brigadir Yosua

Vod | 20 Desember 2022, 23:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Lima terdakwa pembunuhan Yosua menjalani sidang dengan agenda mendengarkan keterangan ahli di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca Juga: Saksi Ahli Ungkap Dapat CCTV Rumah Sambo di Saguling dalam Bentuk Flashdisk

Dua ahli forensik yang dihadirkan dalam persidangan, ternyata memiliki keterangan berbeda soal jumlah luka tembak masuk dan keluar yang ditemukan di jasad Yosua.

Pertama menurut salah satu ahli, Farah Primadani dari Pusdokkes Polri saat memeriksa jenazah yosua pada otopsi yang pertama, ia menemukan ada tujuh luka tembak masuk yakni kepala bagian belakang sisi kiri, bibir bawah sisi kiri, kemudian di puncak bahu kanan.

Dada kanan, pergelangan tangan kiri sisi belakang, kelopak bawah mata kanan, serta jari manis tangan kiri.

Selain 7 luka tembak masuk tim pusdokkes juga menemukan enam luka keluar.

Sementara itu, menurut ahli forensik Ade Firmasyah yang melakukan otopsi ulang setelah penggalian kembali jenazah Yosua.

Di bagian tubuh Yosua ditemukan 5 luka tembak masuk dan 4 luka tembak keluar, 2 diantaranya yang paling mematikan lokasinya berada di bagian dada dan kepala.

Menurut Ade 2 luka yang berada di bagian pipi dan jari adalah jalur peluru, luka itu disebabkan peluru keluar yang kembali memantul ke tubuh Yosua.

Penulis : Natasha-Ancely

Sumber : Kompas TV


TERBARU